Lahan diduga milik Pemkab Nganjuk yang digunakan sebagai pintu masuk dan dibangun taman oleh Stikes Nganjuk. foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Kabupaten Nganjuk diduga melakukan penyerobotan lahan milik Pemkab Nganjuk dalam pembangunan taman dan akses jalan menuju pintu masuk kampus.
Saat ini pembangunan tersebut menuai sorotan, apakah aset yang digunakan tersebut dihibahkan oleh Pemkab Nganjuk atau memang benar diserobot oleh pihak Stikes Nganjuk.
BACA JUGA:
- Film Pesta Babi di Nganjuk Disambut Antusias Penonton
- HUT ke-1089 Nganjuk, Bupati Tekankan Sejarah Manusuk Sima dan Ajak Warga Bersinergi
- Bupati Kediri, Jombang dan Nganjuk Rembug Pembangunan Flyover Mengkreng
- Pasar Murah di Nganjuk Diserbu Warga, Gubernur Khofifah: Kendalikan Inflasi, Stabilkan Harga Bapok
Padahal, jalan dan taman yang dibangun tersebut tergolong permanen. Pantauan wartawan, taman tersebut sudah diplester berada di tengah jalan masuk kampus.
Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat dikonfirmasi terkait dugaan penyerobotan lahan tersebut mengatakan akan memanggil pihak Stikes Nganjuk.
"Saya akan panggil pihak kampus, termasuk dari aset pemkab. Saya belum tahu persisnya, nanti akan kita kabari lebih lanjut," kata Marhaen kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (20/03).
Menurutnya, harus ada kroscek antara pihak terkait agar tidak sampai ada kesimpangsiuran. "Yang pasti saya belum tahu, dan akan kita cek dulu," pungkas Marhaen.
Sementara Stikes Nganjuk belum bisa dimintai keterangan. Informasi yang dihimpun, dugaan penyerobotan lahan tersebut sudah lama terjadi, namun baru diketahui saat ini. (bam/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




