Senin, 10 Mei 2021 06:19

Tergiur Rp 400 Ribu Per 1 Gram, Kades Sumber Banteng Nekat Nyambi Jadi Pengedar Sabu

Senin, 15 Maret 2021 18:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Andy Fachrudin
Tergiur Rp 400 Ribu Per 1 Gram, Kades Sumber Banteng Nekat Nyambi Jadi Pengedar Sabu
Kades Sumber Banteng saat diamankan Satreskoba Polres Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Benar-benar tak patut ditiru perilaku Abdul Rokhim (45). Sebagai kepala desa seharusnya memberikan teladan atau contoh perilaku yang baik kepada warganya. Namun, ia malah berbuat sebaliknya. Abdul Rokhim justru terlibat penyalahgunaan sabu-sabu sehingga harus berurusan dengan polisi.

Tak hanya sebagai pemakai, Kepala Desa Sumber Banteng, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan ini juga disebut-sebut menjadi pengedar sabu-sabu. Ia memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial IM yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. saat dikonfirmasi menerangkan, tersangka berhasil diamankan anggotanya pada hari Sabtu (13/3) dini hari ketika beristirahat di dalam rumahnya.

Rofiq yang akrab disapa Gus tersebut menambahkan, penggerebekan dilakukan setelah anggotanya mendapatkan informasi kalau tersangka kerap bermain sabu-sabu.

BACA JUGA : 

Tiga Kades Hasil PAW di Pasuruan Tinggal Tunggu Pelantikan

Kelabui Petugas, Pengedar Sabu di Kota Blitar Sembunyikan BB di Dalam Mouse Komputer

Kapolres Pasuruan Minta Petugas Kerja Sama dengan RT-RW Pantau Pemudik

Pedagang Pasar Burung Karangketug Deklarasikan Prokes di Depan Wali Kota Gus Ipul

"Pelaku pemain aktif yang sudah setahun terakhir ia mengenal sabu-sabu. Bukan hanya dikonsumsi sendiri, melainkan juga kerap menjualnya," ungkap kapolres.

Menurut AKBP Rofiq, berdasarkan pemeriksaan, Abdul Rofiq mengonsumsi sabu dengan alasan untuk menambah stamina ketika berjaga atau ngeronda. Ketika ada orang yang membutuhkan, ia baru menjualnya dengan alasan untuk tambahan penghasilan.

"Karena penghasilan tetap dari jabatannya sebagai kepala desa dirasakan masih kurang. Terlebih-lebih di tengah Covid-19. Pekerjaan proyekan di desanya masih sepi. Jadi, demi memperoleh tambahan penghasilan, ia rela mengedarkan sabu," kata AKBP Rofiq.

Sementara Kasatnarkoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menuturkan, pihaknya langsung melakukan penggerebekan usai mendapat informasi tersebut.

"Kami langsung menggerebek rumah tersangka sekitar pukul 03.00 WIB. Penggerebekan kami lakukan pada saat tersangka sedang beristirahat di dalam kamarnya," jelas Dom, sapaan Domingos Ximenes saat mendampingi Kapolres Pasuruan.

Lanjut kasatreskrim, Abdul Rokhim mengaku bisa mendapatkan keuntungan Rp 400 ribu dari tiap menjual 1 gram sabu-sabu. "Awal mulanya hanya coba-coba. Walhasil, akhirnya ketagihan sampai-sampai keterusan dan memilih menjadi pengedar karena tergiur keuntungan," bebernya.

Dari penangkapan Kades Sumber Banteng, polisi mengamankan sejumlah barang. Yaitu sabu-sabu seberat 0,27 gram, 1 pipet kaca, plastik klip kecil kosong, timbangan elektrik, dan beberapa barang bukti lainnya.

"Barang bukti tersebut kami temukan di bawah kasur tempat tidurnya," sambung mantan Kapolsek Nguling itu.

Abdul Rokhim sendiri mengaku menyesal dengan apa yang sudah dilakukannya. Ia berdalih sabu-sabu itu untuk menambah stamina ketika dirinya berjaga di kampungnya. "Untuk stamina," akui tersangka singkat.

Karena ulahnya itu, ia terancam mendekam lama di penjara. Pasal 114 jo pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 melilitnya. Ia diancam hukuman 10 tahun penjara. (maf/par/ian)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan---LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untuk memba...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...