Kamis, 17 Oktober 2019 16:00

Komisi B Blejeti RKA Disbudpar Jatim

Senin, 16 Februari 2015 23:11 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Diday

SURABAYA (BangsaOnline) - Komisi B DPRD Jawa Timur menunjukan komitmennya mengkritisi kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Kali ini komisi yang membidangi perekonomian ini tengah memblejeti seluruh rencana kerja anggaran (RKA) Disbudpar satu per satu.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, HM. Zainul Lutfi menegaskan ada beberapa program Disbudpar yang dianggap sebagai program yang tidak jelas, misalnya pameran kepurbakalaan dengan anggaran Rp800 juta, pengembangan cagar budaya dengan anggaran Rp1.673.500, penyelenggaraan festival budaya daerah Rp 972.810.750, dan promosi pasar pariwisata dengan anggaran Rp 1,5 miliar.

‘’Semua program itu tak jelas. Terbukti sepanjang tahun 2014, program-program tersebut tidak dilaksanakan. Begitupula program tersebut ternyata juga dilakukan di tahun-tahun lalu. Artinya Kepala Dinas tak punya program yang inovasi," jelas Politisi asal PAN, Senin (16/2).

Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) DPW Jawa Timur ini menilai, terkait program desa wisata, dirinya melihat sangat merosot. Lutfi yang juga pengrajin sepatu Tanggulangin ini, mengaku kegiatan wisata di Gunung Bromo biasanya para turis domestik selalu melakukan kunjungan wisata ke Pengrajin Sepatu Tanggulangin.

“Tetapi saat ini tidak ada dan ini jelas mempengaruhi pendapatan pengrajin sepatu yang ada di Tanggulangin. Ini jelas kemunduran,"sesal Lutfi.

Anggota dewan asal daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo ini juga mengaku sangat kecewa terhadap kinerja Disbudpar, karena selama ini banyak program yang jauh dari harapan.

Di tempat yang sama Anggota Komisi B DPRD Jatim dari Partai Gerindra, Muhammad Fawaid memastikan kalau Komisi B akan meminta penjelasan Kadisbudpar Jatim atas program-program yang tidak terarah dan ditengarai anggarannya dimainkan oleh Kadisbudpar Jatim.

"Anggaran ini menggunakan APBD Jatim. Tapi tidak ada transparansi dari Kepala Dinas. Kami akan laporkan ke Gubernur atas kinerja bawahannya ini. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Gubernur agar berhati-hati memilih kepala dinas," pungkas putera Kiai Muzaki Syah ini.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...