Selasa, 16 Juli 2019 08:01

Komisi B Blejeti RKA Disbudpar Jatim

Senin, 16 Februari 2015 23:11 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Diday

SURABAYA (BangsaOnline) - Komisi B DPRD Jawa Timur menunjukan komitmennya mengkritisi kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Kali ini komisi yang membidangi perekonomian ini tengah memblejeti seluruh rencana kerja anggaran (RKA) Disbudpar satu per satu.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, HM. Zainul Lutfi menegaskan ada beberapa program Disbudpar yang dianggap sebagai program yang tidak jelas, misalnya pameran kepurbakalaan dengan anggaran Rp800 juta, pengembangan cagar budaya dengan anggaran Rp1.673.500, penyelenggaraan festival budaya daerah Rp 972.810.750, dan promosi pasar pariwisata dengan anggaran Rp 1,5 miliar.

‘’Semua program itu tak jelas. Terbukti sepanjang tahun 2014, program-program tersebut tidak dilaksanakan. Begitupula program tersebut ternyata juga dilakukan di tahun-tahun lalu. Artinya Kepala Dinas tak punya program yang inovasi," jelas Politisi asal PAN, Senin (16/2).

Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) DPW Jawa Timur ini menilai, terkait program desa wisata, dirinya melihat sangat merosot. Lutfi yang juga pengrajin sepatu Tanggulangin ini, mengaku kegiatan wisata di Gunung Bromo biasanya para turis domestik selalu melakukan kunjungan wisata ke Pengrajin Sepatu Tanggulangin.

“Tetapi saat ini tidak ada dan ini jelas mempengaruhi pendapatan pengrajin sepatu yang ada di Tanggulangin. Ini jelas kemunduran,"sesal Lutfi.

Anggota dewan asal daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo ini juga mengaku sangat kecewa terhadap kinerja Disbudpar, karena selama ini banyak program yang jauh dari harapan.

Di tempat yang sama Anggota Komisi B DPRD Jatim dari Partai Gerindra, Muhammad Fawaid memastikan kalau Komisi B akan meminta penjelasan Kadisbudpar Jatim atas program-program yang tidak terarah dan ditengarai anggarannya dimainkan oleh Kadisbudpar Jatim.

"Anggaran ini menggunakan APBD Jatim. Tapi tidak ada transparansi dari Kepala Dinas. Kami akan laporkan ke Gubernur atas kinerja bawahannya ini. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Gubernur agar berhati-hati memilih kepala dinas," pungkas putera Kiai Muzaki Syah ini.

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...