Jumat, 23 April 2021 10:20

Dari Tukang Demo, Ngamen, Doding Kini Menjadi Wakil Ketua DPRD Trenggalek

Sabtu, 06 Maret 2021 17:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Dari Tukang Demo, Ngamen, Doding Kini Menjadi Wakil Ketua DPRD Trenggalek
Doding Rachmadi, S.T. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Perjalanan hidup Doding Rachmadi, S.T., Wakil Ketua DPRD Trenggalek, layak dijadikan inspirasi bagi generasi muda saat ini. Sebelum sukses seperti sekarang ini, ia pernah mengalami pahitnya hidup, bahkan pernah mengamen.

Hal itu dirasakan Doding kalah masih menjadi mahasiswa Fakultas Teknik Industri di Universitas Kadiri (Unik) Kediri sekitar tahun 2001. Ia harus mengamen demi bisa makan. Sedangkan untuk biaya kuliah ditanggung orang tuanya.

"Ya terpaksa saya dan teman saya ngamen di terminal bus, ngamen di atas bus juga pernah," kenangnya sembari tertawa mengenang masa lalunya, Sabtu (6/3).

Semasa kuliah, Doding aktif di organisasi intra kampus dan ekstra kampus, yakni GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia). Bahkan ia pernah menjadi Presiden Mahasiswa.

BACA JUGA : 

Sekda Trenggalek Tegaskan ADD Tidak Dipangkas, Ketua AKD Puas

PDIP Trenggalek Target 16 Kursi DPRD di Pemilu 2024

Datangi Gedung DPRD Trenggalek, Puluhan Perwakilan Perangkat Desa Tolak Refocusing ADD

Tak Sebanding dengan Biaya Perbaikan Jalan, DPRD Trenggalek Pesimis PT SMN Bisa Tambah PAD

"Di kampus itu kan ada ruangan untuk BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), nah di sana itu saya tinggal. Jadi sehari-hari ya kumpul dengan teman-teman mahasiswa dan berdiskusi," ujar Doding saat menceritakan kesehariannya saat menjadi mahasiswa.

Begitu lulus, Doding ke Kabupaten Trenggalek untuk membentuk LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dengan nama Komunitas Studi Transparansi Anggaran. Selama aktif di LSM, Doding bersama rekan sejawatnya kerap menggelar unjuk rasa. Isu utama yang disuarakan adalah transparansi pemerintah. 

Seperti yang dilakukan pada tahun 2008, ia menggelar demonstrasi menuntut transparansi perekrutan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di gedung DPRD Trenggalek.

Doding sendiri sudah aktif di dunia perpolitikan sejak tahun 2004. Saat itu ia tercatat sebagai anggota PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek. Setahun kemudian, Doding ditunjuk sebagai Sekretaris PAC (Pimpinan Anak Cabang) PDIP Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.

Doding kemudian memutuskan maju sebagai calon legislatif (caleg) di tahun 2009 melalui Dapil 4 yang meliputi kecamatan Karangan, Tugu, Suruh, dan Pule. Namun ia gagal melenggang ke DPRD karena hanya memperoleh 800 suara.

Namun ia tak menyerah. Doding maju lagi pada Pileg 2014 melalui dapil yang sama. Saat itu ia sudah menduduki jabatan sebagai Ketua PAC Kecamatan Karangan. Namun lagi-lagi Doding gagal melaju ke parlemen karena hanya memperoleh 3 ribu suara.

Meski dua kali gagal menjadi wakil rakyat, namun karier politik Doding justru melesat. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PDIP Trenggalek pada konfercab tahun 2015. Kiprah Doding selama menjabat ketua DPC cukup bersinar. Ia berhasil menyabet juara satu dalam hal pengelolaan administrasi dan organisasi terbaik se-Indonesia dari DPP PDI Perjuangan.

Doding akhirnya berhasil menjadi anggota DPRD Trenggalek di Pileg 2019, juga maju dari Dapil 4 (Karangan, Tugu, Suruh, dan Pule). "Alhamdullilah perjuangan saya berhasil dan saat itu saya memperoleh 7.800 suara," kata Doding.

Bahkan Doding dipercaya DPP PDI Perjuangan untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Trenggalek. "Waktu itu ada tiga nama yang diusulkan untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Trenggalek, yang pertama Guswanto, Pranoto, dan saya," terangnya.

Doding mengaku tidak pernah bermimpi atau berambisi untuk menduduki seluruh jabatan yang pernah ia jalani. "Jadi konsep saya itu, yang penting kita konsisten menjalankan amanah partai, karena kita ini petugas partai, itu saja," tukasnya. (man/rev)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...