Kamis, 13 Mei 2021 06:00

Berhasil Tingkatkan Pertumbuhan UMKM​, ​Pemdes Desa Bodag Madiun Capai Target SDGs Desa

Kamis, 04 Maret 2021 20:07 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Hendro Utomo
Berhasil Tingkatkan Pertumbuhan UMKM​, ​Pemdes Desa Bodag Madiun Capai Target SDGs Desa
Rumah produksi olahan cokelat. (foto: ist)

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun berhasil mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs), yakni dengan meningkatkan pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di wilayahnya.

Dangkung, Kepala Desa Bodag menjelaskan jika pihaknya selama ini sudah melaksanakan pembangunan di desanya secara berkelanjutan. Di antaranya, menggali potensi alam melalui sektor pariwisata, perkebunan, dan pertanian. Pihaknya mengaku sudah memenuhi target SDGs Desa, yakni tanpa kemiskinan, desa sejahtera, desa yang dinamis, dan adaptif.

"Hal ini sesuai program Kementerian Desa," terangnya.

Di sektor wisata, Kepala Desa Bodag menyampaikan, beberapa lokasi wisata yang sudah ditangani antara lain wisata kuliner, rumah cokelat, objek wisata Sela Gedhong, dan air terjun Coban Kromo.

BACA JUGA : 

BKIPM Surabaya I Bersama Komisi IV DPR RI Salurkan 900 Paket Ikan di Madiun

Kepala DPMD Kabupaten Madiun: Desa Mandiri Jangan Hanya Sekadar Status Saja, Wujudkan Sesuai Realita

Wali Kota Madiun Pastikan Pembangunan RRT Berdampak Positif bagi Ekonomi Masyarakat

Cegah Tanah Longsor, Pemkab Madiun Tanam 700 Bibit Akar Wangi di Desa Cermo

Khusus mengenai pengelolaan rumah cokelat, lanjut Kades Bodag, saat ini dalam penanganan BUMDes Bodag dan sudah memproduksi makanan olahan dari bahan buah cokelat. Untuk bahan baku, yakni buah kakao di Desa Bodag terbilang melimpah. Luas lahan kakao mencapai 150 hektare tersebar di lima dusun dan dikelola tujuh kelompok tani.

Selain itu, di area lokasi pengelolaan, pihak Pemdes Bodag sengaja memberikan ruang di sekitar lokasi untuk masyarakat setempat yang ingin menjual produk-produk perkebunan dan produk olahan lainnya.

“Agar tidak terlalu jauh ke pasar, hasil kebun milik warga dan produk dari PKK dan KWT berupa olahan makanan bisa dijual di sini," tambahnya.

Sebagai informasi, SDGs merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. (hen/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...