Jumat, 23 April 2021 09:14

Segini Anggaran Pemakaman Jenazah Covid-19 di 5 Kelurahan Kabupaten Trenggalek

Rabu, 24 Februari 2021 16:00 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Segini Anggaran Pemakaman Jenazah Covid-19 di 5 Kelurahan Kabupaten Trenggalek
Petugas pemakaman jenazah Covid-19. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Warga Kelurahan Ngantru, Sumbergedong, Surodakan, Tamanan, dan Kelutan kini tak perlu harus mengeluarkan biaya sendiri apabila ada salah satu anggota keluarganya meninggal karena Covid-19, karena Pemkab Trenggalek telah menyediakan anggaran untuk pemakaman jenazah Covid-19 di lima kelurahan tersebut.

Camat Trenggalek Kiki Wahyu Rezeki mengatakan, besaran anggaran pemakaman jenazah Covid-19 untuk tiap kelurahan adalah Rp2 juta hingga Rp2,5 juta yang berasal dari dana Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Trenggalek.

"Jadi biaya pemakaman jenazah Covid-19 di lima kelurahan tersebut seluruhnya dikover dari Baznas," kata Kiki usai mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Trenggalek, Rabu (24/2/2021).

Diterangkan oleh Kiki, anggaran Rp2 juta tersebut digunakan untuk pemakaman jenazah Covid-19 di siang hari yang berada di wilayah datar, sedangkan untuk pemakaman jenazah Covid-19 di malam hari disediakan anggaran 2.500.000.

BACA JUGA : 

PLN Gandeng Polres Trenggalek Ajak Masyarakat Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan

Buka Siang Hari, Warung Makan di Trenggalek Diimbau Pasang Tabir

Kasus Pencabulan Anak di Trenggalek, Keluarga Korban dan Pelaku Sepakat Lanjutkan Proses Hukum

Berbagi dengan Sesama, Kejaksaan Negeri Trenggalek Bagi-Bagi Takjil kepada Pengguna Jalan

Dengan tersedianya anggaran tersebut, Kiki berharap pihak kelurahan segera membentuk petugas pemakaman jenazah Covid-19 di wilayah masing-masing. "Jadi kelurahan harus segera menyiapkan petugas pengangkut jenazah, tukang gali kubur, modin, dan sebagainya," pintanya.

BACA JUGA: Ini Solusi Plh. Bupati Trenggalek Soal Tidak Adanya Dana Pemakaman Jenazah Covid-19 di 5 Kelurahan

Menyikapi adanya perintah tersebut, Kepala Kelurahan Surodakan Agus dalam waktu dekat akan segera merekrut petugas pemakaman jenazah Covid-19 di wilayahnya. "Kita akan segera merekrut petugas pemakaman Covid-19 dari masyarakat," kata Agus.

Menurut Agus, jumlah petugas yang akan direkrut nantinya kurang lebih 10 orang untuk satu kali pemakaman jenazah Covid-19. Dengan rincian 4 orang sebagai pengusung, 1 orang penyemprot hand sanitizer, 1 orang modin, sedangkan sisanya tukang gali kubur.

"Tapi jika lokasi pemakamannya ada di atas bukit, maka petugas yang dibutuhkan bisa lebih dari sepuluh orang," cetusnya. (man/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...