Kamis, 13 Mei 2021 10:21

Ini Solusi Plh. Bupati Trenggalek Soal Tidak Adanya Dana Pemakaman Jenazah Covid-19 di 5 Kelurahan

Minggu, 21 Februari 2021 14:36 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Ini Solusi Plh. Bupati Trenggalek Soal Tidak Adanya Dana Pemakaman Jenazah Covid-19 di 5 Kelurahan
Plh. Bupati Trenggalek Ir. Joko Irianto. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Menanggapi tidak adanya alokasi anggaran untuk pemakaman jenazah Covid-19 di Kelurahan Ngantru, Sumbergedong, Surodakan, Tamanan, dan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Plh. Bupati Trenggalek Ir. Joko Irianto angkat bicara.

"Sudah saya konfirmasi, memang kemarin itu (selama masa pandemi) pihak kelurahan belum mengusulkan," kata Joko ketika dikonfirmasi melalui jaringan telepon, Minggu (21/2/2021).

Sejauh ini, kata Joko, usulan tersebut justru diajukan oleh pihak Kecamatan Trenggalek. Meski demikian, dirinya menjanjikan akan segera mengalokasikan anggaran untuk pemakaman jenazah Covid-19 di lima kelurahan tersebut. "Setelah kita tahu ada masalah seperti itu, kita akan selesaikan masalah itu. Nanti dananya dari Baznas," janjinya.

Alasan anggaran tersebut harus diambilkan dari Baznas, lanjutnya, karena dana yang ada di Baznas Trenggalek itu berasal dari dana setoran para PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang menyisihkan sebagian uangnya untuk zakat.

BACA JUGA : 

Program Insentif Rp200 Ribu untuk Keluarga Sehat Tuai Pertanyaan Wakil Ketua DPRD Trenggalek

Keluarga Sehat di Trenggalek Bakal Dapat Insentif 200 Ribu Tiap Bulan, Mau? Simak Syaratnya

Libur Idulfitri, Pemkab Trenggalek Terapkan Pembatasan Jumlah Pengunjung Wisata

Deteksi Kewaspadaan Dini, Bakesbangpol Trenggalek Gelar Rakor

"Khusus untuk (anggaran) Covid-19 ini kita juga ngumpulkan kembali, ada berapa ratus juta gitulah. Nanti uang itu akan kita perbantukan untuk biaya pemakaman jenazah Covid-19 di kelurahan," katanya.

BACA JUGA: Tak Ada Anggaran Pemakaman Jenazah Covid-19 di 5 Kelurahan, Gerindra: Pemda Harus Buka Mata

Sementara itu, Plt. Kepala Kelurahan Ngantru Didik Supriyanto saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengakui jika belum pernah mengusulkan anggaran untuk pemakaman Covid-19 secara tertulis. "Kalau usulan secara tertulis kami memang belum pernah mengusulkan, usulan itu hanya kami sampaikan secara lisan lewat agenda rapat dengan pihak kecamatan," kata Didik.

Menurutnya, jika memang nantinya akan direalisasikan anggaran untuk pemakaman jenazah Covid-19 di wilayah kelurahan, dia mengusulkan agar anggaran tersebut tidak dialokasikan ke kelurahan.

"Anggaran untuk pemakaman jenazah Covid-19 itu, sebaiknya dijadikan satu dengan anggaran yang ada di rumah sakit. Jadi kami yang di kelurahan ini cukup diberi anggaran untuk gali kubur saja," usulnya.

Alasannya, karena di kawasan kota cukup sulit mencari orang yang bersedia untuk mengangkat dan menempatkan jenazah pasien Covid-19 ke liang lahat. "Masyarakat kota apabila ada orang yang meninggal karena terkonfirmasi positif Covid-19 pasti menjauh. Jadi kami ini kesulitan mencari orang yang bersedia mengangkat peti jenazah Covid-19," ungkapnya.

Meski demikian, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih pada Plh. Bupati Trenggalek Ir. Joko Irianto yang pada akhirnya merespons dengan cepat sekaligus memberikan solusi yang cepat dan tepat. (man/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...