Kamis, 15 April 2021 01:00

Hari Ini, ​98 Kiai dan Tokoh NU Jawa Timur Jalani Vaksinasi Covid-19

Selasa, 23 Februari 2021 16:08 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
Hari Ini, ​98 Kiai dan Tokoh NU Jawa Timur Jalani Vaksinasi Covid-19
Kiri ke kanan: Kiai Syafruddin, Kiai Anwar Mansyur, Kiai Anwar Iskandar, Gus Ali Masyhuri. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari ini, sebanyak 98 kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur menjalani vaksinasi Covid-19 di Kantor PWNU Jatim, Selasa (23/2/2021). Ketua PWNU Jatim Kiai Marzuki Mustamar menyebut bahwa beberapa kiai yang ikut vaksinasi sudah lanjut usia (lansia). Namun, mereka tidak merasakan efek samping sama sekali.

"Kiai Anwar Mansyur ini usianya di atas 80 tahun, Kiai Anwar Iskandar 72 tahun, Kia Syafruddin juga dan Kiai Ali ini di atas 60 tahunan. Semuanya tidak merasakan sakit," tutur Kiai Marzuki usai vaksinasi.

Kiai Marzuki meyakinkan masyarakat khususnya warga nahdliyin kalau vaksin Covid-19 buatan perusahaan Tiongkok, Sinovac, halal dan aman. Ditambah lagi, para petugasnya yakni vaksinator merupakan tenaga-tenaga profesional.

"Vaksinasi ini profesional, nakesnya benar-benar ahli. Kepada siapa pun tidak usah ragu, ini profesional. Kalau sesuatu diserahkan ke ahlinya ini sudah benar," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Sabilulrrosyad, Gasek, Kota Malang itu.

BACA JUGA : 

Vaksin Nusantara Dimatikan, Tapi Jenderal Ini Antre Divaksin Nusantara, Cinta Produk dalam Negeri

Pengasuh Ponpes Dukung Polda Jatim Berantas Narkoba

Pemkot Surabaya Lakukan Sweeping Vaksin Pada Lansia

Kiai Marzuki Mustamar Buka MTQ NU "Kapolda Jatim Cup"

"Vaksinasi ini profesional, nakesnya benar-benar ahli. Kepada siapa pun tidak usah ragu, ini profesional. Kalau sesuatu diserahkan ke ahlinya ini sudah benar," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Sabilulrrosyad, Gasek, Kota Malang itu.

Sementara itu, Kiai Anwar Iskandar mengungkapkan, kalau sebelum divaksin harus melewati screening ketat. Seperti pemeriksaan fisik, gula darah, detak jantung, hingga tekanan darah.

"Didata dan diteliti dengan baik. Dalam pelaksanaannya semua menyatakan tidak ada rasa sakit sama sekali. Bahkan tidak ada rasa berbeda (efek samping)," ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Gus Ali Masyhuri mengimbau masyarakat tidak takut divaksin. Karena para kiai sudah memberi contoh terlebih dahulu.

"Pesan saya kepada warga nahdliyin, yakinlah tiap kesulitan ada kemudahan. Setiap penyakit ada obatnya. Belajar berpikir positif karena berpikir positif adalah separuh dari kesembuhan," pungkasnya. (mdr/zar)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...