Senin, 10 Mei 2021 06:12

​Pascapilkada, Jaman Jatim Evaluasi Pembekuan Jaman Surabaya

Senin, 22 Februari 2021 20:37 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
​Pascapilkada, Jaman Jatim Evaluasi Pembekuan Jaman Surabaya
Mulyadi, S.H., Ketua DPD Jaman Jatim. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung dan serentak tahun 2020 telah usai. Demikian pula di Jawa Timur. Hal itu seiring dengan tuntasnya proses Pilkada 2020. Termasuk proses gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Pemenang pilkada pun telah ditetapkan KPU. Rencananya tanggal 26 Februari, 19 kepala daerah terpilih di Jatim akan dilantik oleh Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Namun selesainya tahapan pilkada masih menyisakan masalah pada ormas Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman). Organisasi relawan pendukung Jokowi pada Pilpres 2014 dan 2019 itu terbelah dukungan di Pilkada Surabaya. DPD Jaman Jatim mendukung Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman, sedangkan DPK Jaman Surabaya mendukung Pasangan Eri Cahyadi-Armuji. Akibatnya, DPK Jaman Surabaya dibekukan oleh DPD Jaman Jatim.

"Sampai saat ini kami masih membekukan DPK Jaman Surabaya. Kami akan lakukan evaluasi, apakah pembekuan itu dicabut atau tidak," tegas Ketua DPD Jaman Jatim Mulyadi, Senin (22/2/2021).

Mulyadi menegaskan, pihaknya menunggu laporan dari pengurus Surabaya tentang capaian yang mereka raih dalam Pilkada Surabaya. Pengacara muda ini mengakui, Eri-Armuji calon yang didukung Jaman Surabaya keluar sebagai pemenang. Namun bukan serta merta pengurus yang sudah dibekukan mendapatkan pengampunan.

BACA JUGA : 

​Wawali Armuji Pantau Kesiapan Stasiun KA Gubeng dan Terminal Purabaya Jelang Larangan Mudik

​Bawaslu Kota Surabaya Serahkan Laporan Hasil Pengawasan Pilkada 2020 ke Pemkot dan DPRD

Wali Kota Surabaya Tinjau Kesiapan PSEL Benowo

​Wali Kota Eri: Tanpa Ahlaqul Karimah, Surabaya Tak Ada Artinya Hebat dan Jadi Kota Metropolitan

"Secara politik memang Pasangan Eri-Armuji yang didukung Jaman Surabaya menang. Tapi capaian ke organisasi belum jelas, apakah pascakemenangan itu, Jaman di Surabaya semakin kuat dan solid atau bagaimana. Harus jelas parameternya capaian untuk organisasi," ujar Mantan Presiden BEM Universitas Wijaya Kusuma Surabaya itu.

Mulyadi mengungkapkan sampai saat ini pengurus DPK Jaman Surabaya belum pernah datang ke kantor DPD Jaman Jatim atau berkomunikasi secara langsung kepada dirinya selaku Ketua Jaman Jatim. Namun secara nonformal mereka sudah berkomunikasi dengan Bendahara Jaman Jatim, Mila.

"Ketua DPK Jaman Surabaya sudah berkomunikasi informal kepada Mbak Mila, Bendahara DPD Jaman Jatim. Mungkin karena sesama perempuan mereka lebih cair. Saya masih menunggu itikad baik untuk mempertanggungjawabkan pilihan mereka saat pilkada secara organisatoris. Karena ini organisasi, ada aturan yang harus ditaati bersama," imbuh Mantan Ketua LMND Jatim itu.

Mulyadi mengungkapkan, dalam Pilkada 2020 lalu, Jaman berperan aktif di tujuh pilkada. Peran aktif itu ditunjukkan dengan dukungan organisasi dalam pemenangan kepala daerah yang didukung. Dari tujuh pilkada itu, hanya Pilkada Surabaya yang mengalami dualisme dukungan. Hal itu terjadi karena DPK Jaman Surabaya tidak mengikuti arahan DPD Jaman Jatim.

"Kalau Jaman Surabaya tertib organisasi, saya kira tidak akan ada dualisme dukungan. Buktinya di daerah lain solid, satu komando. Masalah kalah-menang itu urusan lain," pungkas Tokoh Muda NU asal Madura tersebut. (mdr/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan---LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untuk memba...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...