Senin, 10 Mei 2021 03:19

Pemdes Wringinanom Dirikan Posko Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro

Jumat, 19 Februari 2021 22:19 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Safiudin
Pemdes Wringinanom Dirikan Posko Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro
Peresmian Posko KTS PPKM Mikro di Desa Wringinanom.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Desa Wringinanom Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik meresmikan Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro, Rabu (19/2) lalu. Peresmian ini dilakukan Kepala Desa Wringinanom Yoko didampingi Camat, Danramil, Kapolsek, serta tokoh masyarakat di Wringinanom.

Yoko berharap dengan terbentuknya Posko PPKM berbasis Mikro di tingkat desa, pengawasan Covid-19 bisa lebih maksimal. Pihaknya juga akan mengoptimalkan kampung pasar tangguh, tempat ibadah tangguh, dan industri tangguh.

Menurutnya, pembentukan Posko PPKM Mikro mengacu pada Inpres RI No. 6 Tahun 2020, Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021, SE Satgas Penanganan Covid-19 No. 9 Tahun 2021 tentang Posko Covid PPKM di Tingkat Desa/Kelurahan,  SK Gubernur Jatim No: 188/7/KPTS/013/2021m, dan SE Bupati Gresik Nomor 3 Tahun 2021.

"Posko Satgas Covid-19 tingkat kelurahan dan desa berfungsi sebagai pencegahan, penanganan, pembinaan dan mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19," kata Yoko seraya mengatakan bahwa di posko tersebut telah tersedia tempat observasi bagi pasien, lumbung pangan, dan lainnya.

BACA JUGA : 

Camat Benjeng Pending Rekom Hasil Ujian Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang

Lulusan S1 Unair Kalah dari Kejar Paket C, Bupati Gresik: Usut Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang

Rekrutmen Perangkat Desa Munggugebang Disoal, Nilai Lulusan S1 Unair Kalah dengan Kejar Paket C

Cegah Sebaran Covid-19, Bupati Gus Yani Ajak Kades Perkuat PPKM Mikro

PPKM Mikro ini juga melibatkan RT/RW, kepala desa atau kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, PKK, Posyandu, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, dan relawan lainnya.

Selama penerapan PPKM Mikro, kata Yoko, operasional pusat perbelanjaan hingga toko maksimal hingga pukul 21.00 WIB. Begitu juga tempat makan dan minum seperti restoran maupun kafe dibatasi 50 persen dari kapasitas tempat.

"Kegiatan masyarakat menimbulkan kerumunan seperti hajatan, seremonial, resepsi pernikahan, dan lain sebagainya dilarang. Pelaksanaan akad nikah dibatasi undangan 10 orang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," pungkasnya. (sda1)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...