Rabu, 21 April 2021 04:57

Menginspirasi, ​Aplikasi SIGAP Pemkot Kediri Dapat Pujian Pemprov Jatim

Jumat, 19 Februari 2021 09:39 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
Menginspirasi, ​Aplikasi SIGAP Pemkot Kediri Dapat Pujian Pemprov Jatim
Chevy Ning Suyudi dan dr. Fauzan Adima. foto: ist

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Kediri mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur atas aplikasi Sinergi Tiga Pilar (SIGAP) yang digunakan untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kota Kediri.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Staf Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setyawan dalam rapat virtual evaluasi PPKM di wilayah Kota/Kabupaten di Jawa Timur.

“Inovasi yang bagus, sangat efektif dan efisien bagi tim gugus tugas dalam memantau dan menerima laporan perkembangan pandemi Covid-19 dari posko kelurahan,” ungkapnya saat memberikan evaluasi, Kamis (18/2/2021).

Menurut dia, inovasi ini bisa menginspirasi kota dan kabupaten lain sebagai upaya memaksimalkan PPKM di daerahnya masing-masing. “Bisa diadaptasikan di daerah lain. Dengan demikian pengendalian Covid-19 bisa lebih terkontrol,” terang Brigjen TNI Agus.

BACA JUGA : 

Ramadan Spesial, Gubernur Khofifah Beri Diskon Pajak Mobil dan Motor, Ada Hadiah Umrahnya

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Korban Gempa di Jogomulyan

Terima Bantuan dari Pemprov Jateng dan DIY, Khofifah Percepat Penanganan Daerah Terdampak Bencana

Sebelum itu, Chevy Ning Suyudi, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Kediri telah memaparkan sejumlah fitur yang terdapat dalam aplikasi SIGAP ini. “Dengan aplikasi ini kami bisa mengidentifikasi tempat-tempat yang berpotensi kerumunan untuk kemudian segera dilakukan penelusuran oleh 3 pilar,”ujar Chevy.

Menurut Chevy, sejauh ini telah tercatat sejumlah 647 titik yang berpotensi kerumunan. “Itu nanti yang menjadi panduan bagi tim tiga pilar skala kelurahan untuk melakukan penelusuran,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, lanjut Chevy, aplikasi SIGAP juga mampu menampilkan peta pelaporan dan peta potensi kerumunan untuk mempermudah petugas dalam melakukan penelusuran.

“Kota Kediri telah membentuk jaringan laboratorium klinik yang melayani tes rapid secara mandiri di Kota Kediri. Kami fasilitasi setiap klinik tersebut dengan sebuah aplikasi, jadi setiap harinya harus melaporkan hasil tes tersebut,” ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa hasil laporan dari laboratorium ini kemudian akan ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan di Kota Kediri. Kemudian nantinya akan membentuk sebuah standar berupa hasil rapid antigen positif yang akan diberlakukan sama dengan kasus terkonfirmasi positif dari hasil tes swab.

Sementara itu, dalam rapat evaluasi virtual ini, Pemerintah Kota Kediri melaporkan bahwa sejak diberlakukannya PPKM berskala mikro ini, terdapat penurunan angka kasus Covid-19 di Kota Kediri. “Alhamdulillah, hingga saat ini terpantau ada penurunan kasus dan zona kuning turun menjadi 38 wilayah RT,” pungkas Chevy. (uji)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...