Kamis, 22 April 2021 23:59

Soal Dugaan Pemangkasan BOP untuk Madrasah dan Pesantren, Kejari Diminta Ungkap Aktor Intelektual

Senin, 15 Februari 2021 15:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fuad
Soal Dugaan Pemangkasan BOP untuk Madrasah dan Pesantren, Kejari Diminta Ungkap Aktor Intelektual
Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan, Wahyu Susanto (kiri) saat menerima kunjungan sejumlah aktivis LSM.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan terus menelusuri kasus dugaan penyimpangan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk pondok pesantren, madrasah, dan TPQ di Kota Pasuruan. Diketahui, bantuan untuk ratusan lembaga pendidikan agama ini diduga mengalami pemangkasan dengan dalih biaya administrasi dari lembaga penyalur di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan.

Selama masa pandemi Covid-19, sebanyak 443 lembaga pendidikan agama di Kota Pasuruan yang menerima BOP dari pemerintah pusat. Bantuan untuk menunjang penyelenggaran pendidikan, dan pengadaan alat protokol kesehatan itu diberikan berkisar Rp 10 juta hingga Rp 50 juta.

Namun realisasi di lapangan, bantuan tersebut dipotong dengan besaran yang bervariasi. Saat ini kasus dugaan korupsi di Kemenag Kota Pasuruan ini sudah dalam pemeriksaan penyidik Kejari Kota Pasuruan.

Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan, Wahyu Susanto menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait dugaan penyimpangan BOP dengan total anggaran sekitar Rp 4 miliar. Sejak Januari 2021 lalu, puluhan saksi dari lembaga penerima bantuan telah diminta keterangannya.

BACA JUGA : 

Penyidikan Dugaan Korupsi Dana Bergulir PKIS Rampung, Kejari Pasuruan Belum Tetapkan Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi BOP Kemenag, Kejari Bangil Sudah Periksa 500 Penerima Bantuan

Kejari Sebut Sudah Terjunkan Tim Untuk Usut Fee 8 Persen Proyek TPA Wonokerto

LSM GP3H Soroti Dugaan Penyimpangan DD Kemirisewu Pasuruan Hingga Puluhan Juta Rupiah

"Kami sudah meminta keterangan dari para saksi. Karena melibatkan ratusan orang saksi, seluruh jaksa Kejari Kota Pasuruan masuk dalam tim penyelidikan,” kata Wahyu saat menerima audiensi sejumlah aktivis LSM.

Direktur LSM Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka), Lujeng Sudarto yang ikut dalam audiensi tersebut menyatakan dukungannya atas gerak cepat penyidik kejari dengan melakukan pemeriksaan dugaan korupsi di Kemenag Kota Pasuruan. Pihaknya menyatakan akan mengawal dugaan penyimpangan yang dilakukan pada saat masa krisis pandemi Covid-19.

"Sangat ironis, terjadinya penyimpangan ini justru melibatkan lembaga yang seharusnya menjadi panutan moral ummat. Penyidikan ini harus mengungkap pada aktor intelektual penyunatan anggaran BOP pesantren dan madrasah,” tandas Lujeng Sudarto.

Menurut Lujeng, dari hasil investigasi yang dilakukannya pada sejumlah lembaga penerima bantuan, mereka mengakui adanya pemotongan BOP. Karena itu ia meyakini bahwa pemotongan bantuan ini dilakukan secara sistematis. (afa/rev)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...