Rabu, 21 April 2021 05:07

Banjir Jalur Pantura Jadi Perhatian Khusus Forum Lalu Lintas Tuban

Rabu, 10 Februari 2021 19:22 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Banjir Jalur Pantura Jadi Perhatian Khusus Forum Lalu Lintas Tuban
Forum Lalu Lintas Kabupaten Tuban. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Forum Lalu Lintas Kabupaten Tuban memberikan perhatian serius dengan terjadinya banjir di Jalur Pantura Tuban beberapa waktu lalu. Untuk itu, Forum Lalu Lintas Tuban meminta penjelasan dari pihak terkait, untuk mencari solusi ke depan agar banjir yang terjadi di jalan nasional yang melintasi Kabupaten Tuban tidak terulang kembali.

"Kita tahu akhir-akhir ini terjadi banjir di Panyuran dan Kepet, dengan tidak mengabaikan curah hujan tinggi, namun harus dicarikan solusi ke depan, sehingga perlu dibicarakan bersama. Dalam forum ini kita mencari solusinya bagaimana," ujar Plt. Kepala Dinas Perhubungan Tuban Gunadi saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Rabu (10/2/2021).

Gunadi mengatakan, dalam forum itu dibahas terkait penanganan banjir yang terjadi di jalan nasional sekitar Jembatan Panyuran dan Jembatan Kepet. Karena kedua jalan itu menjadi wewenang pemerintah pusat, sehingga dalam forum tersebut meminta penjelasan dari masing-masing Pelaksana Pemangku Kebijakan (PPK) 4.4 dan PPK 4.5.

"Prinsipnya kita mencari solusi untuk ke depannya, agar banjir tidak kembali terjadi. Dari PPK 4.4 telah dilakukan proses lelang pemeliharaan jalan, termasuk Jembatan Panyuran yang sering terjadi banjir," imbuhnya.

BACA JUGA : 

Ini Sebab Dishub Tuban Tak Bisa Berbuat Banyak Terkait Minimnya Rambu JLS

Janji Bupati Tuban Naikkan Gaji GTT dan PTT Setara UMR Belum Tercapai

Sesuaikan Standarisasi Peradilan Modern, Pembangunan Gedung Baru PN Tuban Telan APBD Rp15 Miliar

Segera Diterapkan, Dispendik Tuban Susun Mekanisme PTM

Sementara banjir yang terjadi di sekitar Jembatan Kepet, dari hasil kajian tidak disebabkan karena pembangunan jembatan baru. Meskipun dirinya tidak menampik dengan buruknya saluran drainase di wilayah tersebut.

"Yang jelas banjir di sana tidak disebabkan karena pembangunan jembatan baru, dari hasil analisis kami salah satu penyebabnya karena gorong-gorong tidak berfungsi secara baik, ini yang menjadi perhatian kita bersama," tuturnya.

Dalam forum tersebut disepakati, supaya jika terjadi permasalahan dapat dikomunikasikan secara intens dan bisa direspons lebih cepat. Dengan harapan segera dapat dicarikan solusi yang tepat.

"Harapan kita, permasalahan banjir di Panyuran dan Kepet bisa dicarikan solusinya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan komunikasi yang intens, permasalahan yang ada bisa ditindaklanjuti secara cepat dan tepat," pungkasnya. (gun/zar)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...