Selasa, 20 April 2021 05:42

​Dewan Minta Gubernur Jatim Perjuangkan Revisi Kenaikan Cukai Rokok

Selasa, 09 Februari 2021 22:32 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Dewan Minta Gubernur Jatim Perjuangkan Revisi Kenaikan Cukai Rokok
Dr. Ir. Daniel Rohi, M. Eng, Anggota Komisi B DPRD Jatim. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah secara resmi menaikkan cukai rokok atau Cukai Hasil Tembakau mulai 1 Februari 2021. Aturan tersebut mematok tambahan cukai sebesar 12,5 persen. 

Kebijakan yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI lalu itu menuai berbagai sorotan. Termasuk anggota Komisi B DPRD Jatim, Daniel Rohi.

Menurut Politikus PDI Perjuangan ini, kenaikan cukai rokok ini sangat sensitif di Jatim. Sebab, Jatim merupakan produsen tembakau nomor satu di Indonesia dan penyumbang pendapatan Negara sebesar Rp 90 triliun setiap tahun dan jumlah petani tembakau dan industri rokok yang menggantungkan hidupnya pada tembakau cukup besar.

"Jika cukai rokok naik, maka serapan tembakau dari petani berkurang sehingga pendapatan petani menurun. Untuk itu Bu Gubernur harus memperjuangkan cukai rokok agar direvisi atau ditinjau kembali," katanya ketika rapat dengan Kepala Dinas Perkebunan Selasa (9/2/2021).

BACA JUGA : 

Diskriminatif ke NU, Pimpinan DPRD Jatim Minta Kamus Sejarah Indonesia Terbitan Kemendikbud Ditarik

Ramadan Spesial, Gubernur Khofifah Beri Diskon Pajak Mobil dan Motor, Ada Hadiah Umrahnya

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

Gubernur Jatim Terima Bantuan untuk Gempa Malang dari Gubernur Jateng

Dampak lain menurut Daniel Rohi, adalah industri rokok akan mengurangi produksi dan bisa berdampak pada pemberhentian hubungan kerja (PHK) yang semakin membebani di tengah pandemi Covid-19 dan potensi meningkatnya peredaran rokok ilegal.

"Selain itu, yang memprihatinkan juga adalah kenapa masih ada impor tembakau. Kami mengusulkan agar dinas perlu menginisiasi kemungkinan untuk membuat perda terkait tembakau untuk melindungi petani tembakau dan industri rokok. Selain komoditas tembakau, Daniel juga mengingatkan agar dinas terkait mengantisipasi fluktuasi harga gula di tahun 2021 agar kasus serupa tidak terulang setiap tahun," pungkasnya. (mdr/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...