Rabu, 14 April 2021 23:12

​Pastikan Pemberian Dosis Kedua Segera Dimulai, Khofifah Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Bangkalan

Senin, 08 Februari 2021 19:56 WIB
Editor: Tim
​Pastikan Pemberian Dosis Kedua Segera Dimulai, Khofifah Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Bangkalan
Gubernur Khofifah saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memantau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di berbagai kabupaten/kota di Jatim untuk memastikan percepatan pelaksanaannya, baik untuk dosis pertama maupun kedua.

Setelah sebelumnya memantau pelaksanaan vaksinasi di Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Madiun, kali ini Gubernur Khofifah kembali melakukan peninjauan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu dan Puskesmas Kota, Kabupaten Bangkalan, Senin (8/2/2021).

Adapun untuk hari ini, jumlah penerima vaksin di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu berjumlah 100 orang tenaga kesehatan, sedangkan di Puskesmas Kota berjumlah 50 orang tenaga kesehatan.

Pelaksanaan vaksin dosis pertama di Kabupaten Bangkalan sendiri dimulai pada 28 Januari lalu untuk tenaga kesehatan dengan jumlah sasaran sebanyak 3.753 orang. Sementara jumlah dosis vaksin yang diterima Kabupaten Bangkalan hingga saat ini ada 6.320.

BACA JUGA : 

Vaksin Nusantara Dimatikan, Tapi Jenderal Ini Antre Divaksin Nusantara, Cinta Produk dalam Negeri

PKB Buka Peluang Usung Khofifah di Pilgub Jatim 2024

Terima Lencana Kehormatan Asthabrata, Khofifah Tawari IKAPTK Kembangkan Sentra Durian dan Ikan

Pasca Dimediasi, BPI Melunak Soal Tuntutan Pencopotan Kepala DPMPTSP Bangkalan

Pelaksanaan vaksin dosis pertama di Kabupaten Bangkalan sendiri dimulai pada 28 Januari lalu untuk tenaga kesehatan dengan jumlah sasaran sebanyak 3.753 orang. Sementara jumlah dosis vaksin yang diterima Kabupaten Bangkalan hingga saat ini ada 6.320.

Kemudian jumlah yang sudah menerima vaksin dosis pertama sampai Minggu (7/2/2021), berjumlah 2.691 orang. Keseluruhan total penerima vaksin dosis pertama di Bangkalan sebesar 85,16 persen. Sisa tenaga kesehatan yang belum menerima vaksin dosis pertama berjumlah 469 orang.

Gubernur Khofifah mengatakan, kunjungan kali ini untuk memastikan bahwa pelaksanaan vaksin dosis kedua dapat segera dilakukan. Di mana sampai dengan Minggu (7/2/2021), sebanyak 19 kabupaten/kota di Jatim telah selesai melakukan vaksin dosis pertama.

Sembilan belas kabupaten/kota tersebut, yakni Kabupaten Tulungagung, Sidoarjo, Gresik, Ponorogo, Lamongan, Jember, Nganjuk, Jombang, Blitar, Mojokerto, Bondowoso, Lumajang, Bojonegoro, Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Kediri, dan Kota Madiun.

Menurutnya, untuk daerah Surabaya Raya, proses pelaksanaan vaksin dosis pertama telah dimulai  pada 28 Januari, sehingga 14 hari setelah itu bisa dilakukan vaksin dosis kedua.

"Bila hari ini yang divaksin di RS Syarifah Ambami Rato Ebu ada 100 orang dan di Puskesmas Kota ada 50 orang, maka masih butuh dua hari lagi untuk bisa menuntaskan di dosis pertama. Setelah itu memang sudah harus masuk pada tahapan pemberian vaksin dosis kedua," katanya.

Terkait dengan pelaksanaan vaksin tahap berikutnya terutama bagi masyarakat umum, Khofifah meminta dinas terkait seperti dispendukcapil sampai dengan lini bawah seperti camat, kepala desa, babinsa, dan bhabinkamtibmas untuk membantu proses pendataan dan identifikasi. Hal itu terutama terkait dengan identitas penerima vaksin dan waktu pelaksanaannya.

"Tolong tim yang akan menyiapkan data bisa melakukan identifikasi sesuai dengan peruntukan prioritas penerima tahap berikutnya seperti petugas pelayanan publik, TNI/Polri, dan saya juga mengusulkan jurnalis, karena jurnalis yang bertugas liputan juga berisiko tinggi. Jadi masing-masing ini akan menjadi prioritas," katanya.

Menurutnya, pendataan untuk penerima vaksin tahap berikutnya ini penting dilakukan agar ketika dosis vaksin tahap berikutnya datang dari pemerintah pusat, proses vaksinasi ini bisa segera dilakukan.

"Tentu kita berharap bahwa seluruh proses ini akan memberikan imunitas yang lebih baik lagi kepada seluruh masyarakat. Jangan ada lagi yang terpapar, yang sudah sehat jaga kesehatannya, dan bagi yang terkonfirmasi segera mendapatkan kesembuhan," terangnya.

Saat meninjau pelaksanaan vaksin di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu dan Puskesmas Kota, Khofifah turut menyapa petugas vaksin serta para tenaga kesehatan yang akan divaksin. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar.

Saat ini di Kabupaten Bangkalan sendiri terdapat 121 vaksinator, 99 tenaga screening, dan 178 orang petugas lainnya, sehingga total ada 398 tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi di Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan, program vaksinasi Covid-19 ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Tahapan pertama pelaksanaan vaksin dilaksanakan pada petugas kesehatan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.

"Sejauh ini beberapa fokus penanganan Covid-19 terus dilakukan, di antaranya mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan serta melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat terkait pentingnya vaksin Covid-19 bagi masyarakat," pungkasnya. (*)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...