Rabu, 21 April 2021 04:46

​KPU Banyuwangi Optimis Menang Gugatan Sengketa PHP di MK

Minggu, 24 Januari 2021 15:05 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herry W. Sulaksono
​KPU Banyuwangi Optimis Menang Gugatan Sengketa PHP di MK
Dwi Anggraini Rachman, Ketua KPU Banyuwangi. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi optimis mampu memenangkan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dwi Anggraini Rachman, Ketua KPU Banyuwangi kepada wartawan media cetak, elektronik, dan online, Sabtu (23/1/2021) kemarin.

Optimisme tersebut, lanjut Dwi, didasari kenyataan dalam tahapan penghitungan perolehan suara yang tidak ada perdebatan dari kedua tim pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Banyuwangi tahun 2020, baik saat rekapitulasi tingkat TPS, kecamatan, maupun rekapitulasi perolehan suara di tingkat kabupaten.

Perempuan berjilbab itu menuturkan bahwa sesuai dengan jadwal dari MK, sidang pendahuluan gugatan PHP untuk Kabupaten Banyuwangi bakal digelar di Jakarta pada tanggal 26 Januari 2021 mendatang, bersama dengan Kota Surabaya dan Kabupaten Lamongan.

BACA JUGA : 

Sempat Ditiadakan, Bupati Ipuk Buka Kembali Festival Cokelat di Doesoen Kakao Banyuwangi

​Bertemu di PP Al-Atiq, Bupati Ipuk Mau Undang Kiai Asep ke Pendopo Banyuwangi

​Target Vaksinasi 17.000 Warga Pekan Ini, Bupati Ipuk Bakal Jemput Bola Lansia dan Disabilitas

Rajut Kebersamaan, Bupati-Wabup Banyuwangi Gelar Silaturahmi Lintas Elemen

Adapun untuk menghadapi sengketa gugatan PHP tersebut, KPU Banyuwangi telah menunjuk kuasa hukum yang berasal dari Jakarta yang dinilai sudah memiliki pengalaman dalam menangani sidang di MK sebelumnya.

"Ada satu lawyer dari Jakarta yang kami tunjuk sebagai kuasa hukum. Kami juga sudah menyiapkan berkas-berkas administrasi yang dibutuhkan untuk persidangan," jelasnya.

Dwi optimis bisa memenangkan sidang sengketa di MK. Apalagi, tidak ada selisih (suara) yang diperdebatkan, baik dari tingkat TPS, kecamatan, hingga kabupaten.

"Terkait saksi 01 yang menolak tanda tangan, hal tersebut tidak mengurangi keabsahan hasil rekapitulasi Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020," cetusnya.

Kemudian, lanjutnya, terkait dugaan pelanggaran etik dari panitia ad hoc, saat ini KPU Banyuwangi sudah berupaya melakukan penanganan dan berupaya menuntaskan sebelumnya sidang pendahuluan di MK.

"Selanjutnya, poin lain yang dipermasalahkan oleh Tim Hukum Paslon Nomor 1 (Mas Yusuf-Gus Riza) adalah dugaan penyalahgunaan wewenang atau abuse of power oleh Bupati Banyuwangi dalam membantu Paslon Ipuk Fiestiandani Azwar Anas-H. Sugirah (Ipuk-H. Sugirah) memenangkan kontestasi pilkada di Banyuwangi," tukasnya. (hei/zar)

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...