Jumat, 26 Februari 2021 01:46

Bupati Kediri Cek Kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19

Selasa, 19 Januari 2021 10:31 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Bupati Kediri Cek Kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno didampingi Plt. Kepala Dinkes dr. Bambang Triono Putro saat meninjau RS Nuraini sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19. (foto: Kominfo)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Kediri terus melakukan persiapan beroperasinya RS Nuraini sebagai rumah sakit darurat Covid-19. Senin (18/1) kemarin, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengunjungi rumah sakit yang berada di Jl. Yos Sudarso Tulungrejo Kecamatan Pare tersebut untuk meninjau sarana prasarana serta SDM yang akan membantu penanganan pasien Covid-19.

Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Bambang Triono Putro, Bupati Haryanti meninjau kantor, gudang obat dan APD, laboratorium, serta ruangan-ruangan yang akan digunakan sebagai ruang rawat pasien. Saat ini tengah dilakukan proses perbaikan dan penyiapan peralatan medis yang akan menunjang kegiatan di rumah sakit ini.

“Kasus Covid-19 terus bertambah di Kabupaten Kediri dan kapasitas rumah sakit rujukan mendekati over kapasitas. Untuk itu, rumah sakit darurat ini ditujukan untuk merawat pasien dengan gejala ringan dan sedang. Sehingga pasien dengan gejala berat dapat dirawat secara maksimal di rumah sakit rujukan,”kata Bupati Haryanti.

Sedangkan dr. Bambang mengatakan, di tahap awal RS darurat ini bisa merawat 60 pasien dengan kapasitas maksimal 100 pasien. Didukung sebanyak 80 orang SDM terdiri dari tenaga kesehatan, kebersihan, keamanan, sopir, dan administrasi.

"Untuk saat ini masih tahap penyiapan karena ada beberapa sarpras yang harus dilengkapi, termasuk SOP penanganan pasien Covid-19 yang dirawat di RS Darurat ini. Kita harap dalam waktu dekat bisa segera dioperasikan," ujar dr. Bambang .

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Krisna Setiawan menyampaikan, di akhir masa jabatannya, Bupati dr. Hj. Haryanti Sutrisno mendorong untuk segera beroperasinya RS Nuraini sebagai rumah sakit darurat sebagai penyangga RS rujukan Covid-19 di Kabupaten Kediri.

"Karena merupakan penyangga RS rujukan, tidak ada proses assessment awal di RS Nuraini. Artinya tidak terdapat instalasi unit gawat darurat (UGD). Sesuai rencana, bahwa pasien yang dirawat di sini adalah pasien dengan gejala ringan dan sedang. Untuk teknis operasional RS Darurat ini masih dalam tahap pembahasan dinas terkait," kata Krisna. (uji/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Kamis, 25 Februari 2021 07:52 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan kondang ini memang punya wawasan luas tentang ekonomi. Maklum, ia punya background sebagai pengusaha sukses. Bahkan mantan menteri BUMN. Maka ketika menulis tentang revaluasi aset negara sangat...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...