Selasa, 19 Januari 2021 15:30

Omah Dhuafa Gresik Nikahkan 15 Pasangan Pengemis dan Pengamen

Rabu, 13 Januari 2021 22:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Omah Dhuafa Gresik Nikahkan 15 Pasangan Pengemis dan Pengamen
Prosesi akad nikah pasangan pengemis dan pengamen di Omah Dhuafa. foto ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Omah Dhuafa Kabupaten Gresik menikahkan sebanyak 15 pasangan pengemis dan pengamen yang tinggal di Terminal Gubernur Suryo, Gresik, Rabu (13/1/21).

Mereka yang dinikahkan adalah pasangan pengantin, baik yang baru pertama kali nikah maupun yang sudah lama hidup bersama. Bahkan, mereka sudah ada yang punya anak, namun belum menikah secara pemerintah.

Founder Omah Dhuafa Kabupaten Gresik, Syaikhu Busiri menyatakan, Omah Dhuafa merupakan organisasi sosial yang berkiprah di bidang pendidikan dan kesehatan. Dan, saat ini sedang memperluas kegiatannya.

"Jadi, kegiatan menikahkan pasangan pengemis dan pengamen ini bagian dari garapan Omah Dhuafa," ujar Syaikhu Busiri kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (13/1/21).

Syaikhu mengungkapkan, untuk menikahkan 15 pasangan pengemis dan pengamen kali ini, Omah Dhuafa melakukan persiapan hanya 2 hari. Sedangkan pernikahan massal ini digelar Omah Dhuafa setelah tahu jika orang tua siswa yang selama ini mendapat bimbingan dari organisasi ini, banyak yang belum menikah secara pemerintah meskipun sudah mempunyai anak.

"Awalnya, kami prihatin karena hampir semua siswa program bimbingan belajar kami untuk anak jalanan yang sudah berjalan hampir 5 bulan ternyata tidak mempunyai akta kelahiran," bebernya.

Setelah ditelusuri, lanjut Syaikhu, ternyata semua orang tua siswa tidak punya surat nikah. Ada 7 pasangan sudah pernah nikah siri, sedang 8 lainnya belum pernah dinikahkan sama sekali. 

"Kami ingin memberikan jaminan masa depan pendidikan siswa tidak terkendala administrasi kependudukan. Jadi, kami menargetkan semua siswa kami akan menerima akte kelahiran," kata Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Gresik dari daerah pemilihan (dapil) 1 (Gresik dan Kebomas) ini.

Afif Fakhruddin, Ketua Omah Dhuafa menambahkan, pihaknya juga berrencana menggelar nikah massal untuk dhuafa se-Kabupaten Gresik pada bulan Maret mendatang. "Jadi, bulan Maret ini insya Allah semua pasangan akan menerima surat nikah," katanya.

Acara nikah 15 pasangan pengemis dan pengamen berlangsung sekitar tiga jam tersebut diakhiri dengan tausiyah yang disampaikan KH. Sahrul Mubarok. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...