Selasa, 19 Januari 2021 15:06

Ratusan Aktivis PMII Demo DPRD dan Pemkab Lamongan, Tuntut Percepatan Penanganan Banjir

Rabu, 13 Januari 2021 20:43 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Ratusan Aktivis PMII Demo DPRD dan Pemkab Lamongan, Tuntut Percepatan Penanganan Banjir
Ratusan Mahasiswa PMII Lamongan saat aksi di depan Gedung DPRD dan Pemkab Lamongan. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Warga korban banjir Bengawan Jero bersama ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lamongan melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Lamongan. Massa menuntut pemerintah turun menangani musibah banjir yang melanda sejumlah desa di enam kecamatan.

Yoyok Eko Prasetyo, Koordinator Aksi menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan lambat dalam menangani banjir, padahal wilayah Bengawan Jero setiap tahunnya terjadi banjir.

"Harusnya pemerintah bisa belajar dari bencana banjir tahun sebelumnya, apa yang perlu dipersiapkan sebelum banjir terjadi," ujarnya, Rabu (13/1/2021).

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur saat menemui massa pendemo mengaku bahwa sawah dan tambak miliknya juga ikut terendam banjir.

Menurutnya, banjir yang merendam 6 kecamatan meliputi Deket, Glagah, Karangbinangun, Talitengah, Turi, dan Karanggeneng tersebut merupakan banjir terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah sendiri, lanjut Ghofur, sudah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi banjir, seperti melakukan normalisasi sungai dan pembersihan eceng gondok. Namun karena intensitas curah hujan tinggi, maka banjir pun tak bisa diatasi.

"Adik-adik, banjir tahun ini memang paling parah, bahkan sawah dan tambak milik saya juga terendam banjir," kata Ghofur di depan massa aksi.

Menurut Ghofur, Pemkab Lamongan tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani banjir, mengingat ada beberapa sungai di sejumlah daerah yang penanganannya merupakan wewenang pemerintah pusat dan provinsi.

"Jadi ada beberapa sungai yang semestinya dilakukan normalisasi oleh pemerintah pusat dan provinsi. Nah, kalau sungai tersebut ditangani dengan baik, maka Insya Allah banjir tidak akan separah ini," terangnya.

Usai melakukan aksi di DPRD Lamongan, massa kemudian melanjutkan aksinya di depan Gedung Pemkab Lamongan. Saat berorasi, massa ditemui Asisten Pemerintahan Moh Nalikan, namun mahasiswa meminta ditemui langsung oleh Bupati Lamongan Fadeli.

"Kami minta bupati yang menemui kami, kalau tidak ada ya wakil bupati, atau sekda. Kalau ketiga pejabat tersebut tidak menemui kami, maka kantor pemkab ini kami segel," pungkasnya. (qom/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...