Penyaluran bantuan sembako kepada warga terdampak banjir
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Pemkab Lamongan mengintensifkan penanganan banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero yang merendam lima kecamatan.
Bantuan logistik terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar ribuan warga terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lamongan, Ery S. Rosidi, mengatakan penyaluran bantuan sembako telah memasuki tahap ketiga dan dilakukan secara bertahap agar menjangkau seluruh wilayah terdampak secara merata.
“Untuk bantuan sembako, sudah tiga kali pengiriman dengan total 14.550 kilogram. Selain itu, TP PKK Lamongan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lamongan juga ikut menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak banjir Bengawan Jero,” kata Ery, Minggu (18/1/2026).
Menurut Ery, sinergi antara BPBD dan organisasi kemasyarakatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan warga selama masa tanggap darurat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok harian masyarakat terdampak.
Berdasarkan data terbaru BPBD Lamongan, banjir Bengawan Jero berdampak pada 16.988 jiwa yang tersebar di 43 desa pada lima kecamatan.
Selain itu, sebanyak 4.752 unit rumah warga dilaporkan tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.
Dampak banjir juga merambah sektor pendidikan, dengan 87 lembaga pendidikan atau gedung sekolah dilaporkan terendam sehingga menghambat proses belajar mengajar.
Sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak. Sekitar 6.520 hektare lahan pertanian, baik sawah maupun tambak, hingga kini masih tergenang air.
BPBD Kabupaten Lamongan terus melakukan pemantauan intensif di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi peningkatan debit air, terutama jika curah hujan kembali meningkat. (van)






