Pintu air Kuro yang dibuka mempunyai andil dalam upaya penyusutan banjir luapan Bengawan Jero di Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Menyusutnya luapan air Sungai Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan memunculkan persoalan baru berupa kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah terdampak banjir.
Kerusakan ditemukan di beberapa titik, khususnya di Kecamatan Glagah, Deket, dan Karangbinangun dengan tingkat kerusakan yang tergolong berat.
BACA JUGA:
- Pemkab Lamongan Salurkan 54 Ton Beras dan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir
- Peringati 1 Abad NU, 16 Tim Ramaikan Lomba Dayung Dragon Boat di Bengawan Jero Lamongan
- Percepat Pengendalian Banjir, Bupati Lamongan Tinjau Penguatan Tanggul Kali Plalangan
- Pintu Air Kuro Dibuka, Genangan Akibat Luapan Bengawan Jero Lamongan Mulai Surut
Kondisi paling parah terlihat di ruas jalan Tugu Lonjong hingga Pasar Desa Glagah.
Jalan yang menjadi akses utama perekonomian warga di sisi timur Kecamatan Glagah tersebut dipenuhi lubang besar yang memanjang hampir 100 meter.
Pantauan pada Senin (26/1/2026) menunjukkan lapisan aspal di sejumlah titik terkelupas sepenuhnya, menyisakan bebatuan serta lubang dengan kedalaman yang bervariasi.
Kondisi itu memaksa pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperlambat laju kendaraan secara signifikan demi menghindari kecelakaan.
Kerusakan jalan diduga kuat dipicu oleh genangan banjir yang merendam kawasan tersebut selama berhari-hari, sehingga struktur aspal melemah akibat pondasi tanah di bawahnya menjadi lembek dan mudah rusak saat dilintasi kendaraan bermuatan berat. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




