Senin, 01 Maret 2021 07:48

Komisi II DPRD Pasuruan Minta Pemkab Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi

Senin, 11 Januari 2021 16:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Komisi II DPRD Pasuruan Minta Pemkab Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi
Ilustrasi pupuk bersubsidi.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Naiknya HET (harga eceran tertinggi) pupuk bersubsidi pada tahun 2021 dari awalnya Rp 90 ribu menjadi Rp 112 ribu per sak, perlu disosialisasikan Pemkab Pasuruan kepada masyarakat petani.

Hal tersebut disampaikan oleh Rohani Siswanto, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Timur saat melakukan kunjungan kerja ke DPRD Pasuruan, Senin (11/1). Menurutnya, selama ini kenaikan harga pupuk bersubsidi itu belum disampaikan ke kios-kios resmi.

Karena belum menerima informasi terkait kenaikan harga pupuk subsidi, kata Rohani, ada beberapa kios yang menjual pupuk dengan harga di luar ketentuan HET yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Kita mendorong kepada pihak Pemkab Pasuruan untuk mensosialisasikan HET pupuk bersubsisi yang baru tersebut kepada masyarakat petani," jelas Politikus Gerindra asal Kecamatan Rembang ini.

Lanjut Rohani, tidak seragamnya harga pupuk di kios-kios selama bertahun-tahun, salah satunya disebabkan minimnya informasi yang diterima oleh masyarakat. 

"Kalaupun itu (sosialiasi, red) dilakukan oleh Pemkab Pasuruan, tapi hanya sebatas pada bebera[a  kios saja. Dengan sosialisasi tersebut, maka petani yang akan membeli pupuk tidak sampai dirugikan, karena mereka membayar susuai dengan HET yang sudah dipatok oleh pemerintah," jelasnya.

Adapun kenaikan pupuk subsidi ini merata, mulai dari pupuk urea, pupuk SP-36 yang awalnya Rp 100.000 kini naik menjadi Rp 120.000, pupuk ZA dari Rp 70.000 naik menjadi Rp 85.000, sedangkan untuk pupuk NPK harga masih tetap Rp 115.000.

Sementara untuk kuota pupuk di Kabupaten Pasuruan pada 2021, yakni jenis urea 32,09 ton, NPK 21.184 ton, pupuk SP-36 5.489 ton, dan pupuk ZA 10.101 ton. (bib/par/ian) 

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 28 Februari 2021 10:23 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE com - Rakyat Indonesia sudah lama menunggu karya anak bangsa. Dalam segala bidang. Termasuk vaksin. Agar tak selalu tergantung pada bangsa lain.Nah, saat semua negara panik karena pandemi Covid-19, lahir vaksin nusantara, karya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...