Pemasangan pancang pembangunan Penahan Banjir Karangasem.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dibangunnya penahan banjir di Sungai Welang Pasuruan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) untuk mempercepat surutnya genangan air yang biasanya terjadi saat hujan lebat.
Saat ini, proyek yang dikerjakan oleh PT. Widya Satrya (WS) dengan nilai Rp 36,9 miliar bersumber dari APBN itu tengah dikerjakan. Sesuai kontrak, pekerjaan itu harus selesai pada bulan Maret 2021.
BACA JUGA:
- Proyek Jalan Kedungringin Tetap Berlanjut, Target Rampung Akhir 2025
- Dianggap Ingkari Janji, Warga Kedungringin Pasuruan Hentikan Sementara Proyek Jalan Rp3,6 Miliar
- Proyek Revitalisasi Alun-Alun Bangil Tinggal Finishing
- PT BKP Dilaporkan Soal Proyek Gedung BPBD Pasuruan, Lujeng: Lelang Sudah Sesuai Prosedur
Bambang Manipol Usdek menjelaskan, anggaran Rp 36,9 miliar itu meliputi 4 item pekerjaan. Yakni, normalisasi (pengerukan), pembangunan parapet, bronjong, dan siklop.
Menurut Bambang, ada sejumlah kendala yang dialami selama pengerjaan proyek. Utamanya, karena saat ini memasuki musim penghujan yang berpotensi menyebabkan pembangunan molor. Pasalnya truk pengangkut pasir dan batu tidak masuk lokasi proyek.
"Saat hujan deras terpaksa kita libur bekerja. Sebanyak 300 pekerja proyek libur kerja karena faktor alam. Tapi mereka tetap dibayar," kata Bambang.
"Pernah 3 hari pekerja batu dan bronjong sebanyak 300 orang tak melakukan aktivitas. Pasalnya, hujan deras menyebabkan jalan becek. Sehingga, 6 truk material tidak bisa masuk," urai Bambang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




