Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag. (kiri) saat dijamu makan malam di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (23/12/2020) malam.
ACEH BESAR, BANGSAONLINE.com - Kedatangan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag., di Aceh disambut hangat. Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu dijamu makan malam di Restoran Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (23/12/2020) malam.
Dalam jamuan makan malam itu, Kiai Asep dan rombongan ditemui Kepala Dinas Syariah Islam Aceh Dr. Emka Elidar mewakili Gubernur Aceh yang berhalangan hadir.
BACA JUGA:
- Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Mulai Mendarat di Madinah, 68 Masuk Kategori Lansia
- Kiai Asep Berharap Indonesia Keluar dari BoP, Ketua PWNU Jabar: Kiai Asep Dibutuhkan NU
- Lagi, 4.000 Warga NU Doakan Iran, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Penjajahan di Dunia
- Update Harga Pangan Aceh 23 Februari 2026: Bawang, Beras hingga Cabai Naik Semua
Dalam acara ramah tamah itu, Emka Elidar menyambut baik kedatangan Kiai Asep yang merupakan Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu). Kiai Asep selain dikenal sebagai ulama besar yang memiliki 10.000 santri juga putra kiai salah satu pendiri NU KH Abdul Chalim Luwimunding Jawa Barat.

Dalam acara yang dihadiri Dr. Saifullah, Wakil Rektor UIN Ar-Raniri itu, Elidar mengatakan bahwa NU adalah mitra pembangunan Pemerintah Aceh. Menurut dia, NU selain organisasi keagamaan terbesar juga motor kemerdekaan RI.
Karena itu, Elidar mengucapkan terima kasih kepada Kiai Asep berkenan datang ke Aceh.
Sementara Kiai Asep saat memberi sambutan menyatakan bahwa Allah SWT akan membuka pintu keberkahan langit dan bumi jika masyarakat Aceh beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. "Itu janji Allah langsung dalam al-Quran," kata Kiai Asep.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




