Jaga Ketersediaan Stok Daging, Disnakwan Lamongan Siap Kembangkan Sapi Jenis Belgian Blue

Jaga Ketersediaan Stok Daging, Disnakwan Lamongan Siap Kembangkan Sapi Jenis Belgian Blue Kepala Disnakwan Lamongan Sukriyah bersama Tim Provinsi Jawa Timur usai sosialisasi kepada kelompok ternak. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Selain dikenal sebagai salah satu sentra penghasil produk pertanian, Lamongan juga dikenal sebagai sentra ternak di Jatim ataupun nasional. Agar komoditas produksi daging di Kota Soto ini kian tumbuh pesat, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwan) Kabupaten Lamongan mulai mengembangkan produksi jenis belgian blue.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Sukriyah menjelaskan rencana Lamongan mengembangkan produksi jenis unggulan asal luar negeri tersebut. “Namanya belgian blue," ujar Sukriyah didampingi Soni Sumarsono, Sekretarisnya dan Kasi Keswan Imam Hambali kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (16/12/2020) pagi.

"Program ini sudah dimulai awal tahun 2020 ini dan kami sosialisasikan kepada kelompok ternak. Saya sangat optimis program ini akan berjalan sukses asalkan ada kemauan dan kemampuan para ," sambungnya.

Ditambahkan Soni, realisasi produksi jenis dunia ini merupakan bagian langkah awal pihaknya dalam melakukan upaya perbaikan produksi dan produktivitas ternak di Kabupaten Lamongan.

Kata Soni, Lamongan merupakan satu di antara 14 kabupaten di Jawa Timur yang dipilih untuk melakukan pengembangan, karena dinilai mempunyai potensi yang bagus dalam memolai produksi jenis andalan bernama belgian blue.

"Sapi jenis belgian blue sering disebut orang mirip petinju Mike Tyson karena banyak dagingnya. Diharapkan dari program ini produktivitas daging di Lamongan akan tumbuh lebih baik. Termasuk kualitas dan kuantitasnya memiliki keunggulan," ujar Soni.

Khusus soal target, imbuh Soni, pihaknya akan terus mencanangkan berjalan selama 5 tahun pertama. Kesepakatan ini sudah dituangkan pemerintah dalam pertemuan bersama yang diadakan di Surabaya belum lama ini.

"Semua peserta yang hadir kala itu dari beberapa kabupaten di Jatim setuju semua untuk mendukung program unggulan ini, termasuk Lamongan," katanya.

"Keinginan kami di Lamongan untuk memulai produksi sudah disetujui oleh pemerintah pusat sebanyak 100. Artinya Lamongan sudah dipercaya," pungkasnya.

Sementara itu, Joni, Peternak Lamongan mengatakan, semua ide dan program kementerian sangat bagus dan di Lamongan pasti mendukung dan menyambut baik.

“Program ini sangat baik karena mendukung kecukupan stok daging bagi kebutuhan nasional. Makanya kami sangat mendukung penuh," pungkasnya. (qom/zar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO