Pemberangkatan penyaluran 10 ton beras bantuan sosial. (foto: ist)
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Untuk kesekian kalinya, Polresta Banyuwangi menyalurkan 10 ton beras bantuan sosial (bansos) Kapolri kepada masyarakat terdampak Covid-19, Senin (14 /12/2020).
"Bansos 10 ton beras dari Kapolri, Kapolda Jatim, dan Polresta Banyuwangi ini diperuntukkan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya perbaikan ekonomi akibat pandemi," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., saat penyerahan bansos di Gedung Bhayangkara Polresta Banyuwangi, Senin (14/12/2020).
BACA JUGA:
- Pastikan Seluruh Layanan Optimal, Kapolri Tinjau Posko Terpadu Mudik Lebaran di Stasiun Gubeng
- Kunjungi Purabaya, Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba dan Armada Layak Jalan
- Safari Ramadhan di Mapolda Jatim, Kapolri Jamin Stok BBM Subsidi Aman Jelang Idulfitri
- Kapolri Silaturahmi Ramadhan Bareng KSPSI Jatim, Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dampak Dinamika Global
Kali ini, polisi di Banyuwangi itu menggandeng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) di masing-masing polsek untuk mendistribusikannya. Hal tersebut bertujuan guna mempererat hubungan antara polisi, ulama, dan masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang aman, tertib, dan kondusif.
"Bansos yang dilakukan secara simultan dan secara terus-menerus ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi," imbuhnya.
Di samping pembagian bantuan beras, Polresta Banyuwangi juga membagikan alat semprot dan cairan disinfektan kepada polsek jajaran untuk diserahkan kepada Kampung Tangguh di 24 lokasi yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi.
"Bantuan alat semprot dan cairan disinfektan sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Mengingat pandemi masih berlangsung hingga saat ini," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




