Ketua DPRD Jombang, Mas'ud Zuremi saat berada di Gedung Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang.
Sementara, Direktur RSUD Ploso, dr Achmad Iskandar Dzulqornain membenarkan bahwa seminggu lalu pihak DPRD Jombang melakukan screening massal untuk para anggotanya. Hasilnya, ada 19 yang dinyatakan reaktif.
Dari 19 anggota dewan, lanjut Iskandar, 5 orang diantaranya yang berinisiatif untuk melakukan tes swab di rumah sakit yang dia pimpin, pada Rabu (02/12). Antara lain, empat anggota DPRD Jombang dan seorang driver. Hasilnya, satu anggota dewan dinyatakan negatif. Sedangkan, empat lainnya dinyatakan positif Covid-19. Mereka adalah tiga anggota DPRD Jombang dan satu driver.
“Setahu saya lima orang. Terdiri dari empat anggota dewan dan satu driver yang swab ke RSUD Ploso. Hasilnya satu negatif, yang empat positif. Yang positif itu tiga anggota dewan dan satu driver,” ucap Iskandar.
Masih menurut penyampaian Iskandar, dari keempat orang tersebut salah satu diantaranya dirawat di RSUD Ploso. Sedangkan yang lain diminta untuk isolasi mandiri di rumah karena tidak mengalami gejala klinis.
“Penanganan sudah disesuaikan dengan standarnya, jadi yang tidak bergejala diminta isolasi mandiri di rumah. Dari empat, sejauh yang saya dapat laporan itu ada satu orang yang dirawat. Dia adalah anggota DPRD Jombang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




