Kamis, 28 Januari 2021 01:16

Bencana Hidrometeorologi Ancam Blitar, Seluruh Camat dan Kades Diminta Siaga

Selasa, 24 November 2020 19:20 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Bencana Hidrometeorologi Ancam Blitar, Seluruh Camat dan Kades Diminta Siaga
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Ahmad Cholik. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Blitar diminta melakukan mitigasi bencana. Hal ini karena hampir seluruh wilayah Kabupaten Blitar berpotensi menghadapi bencana hidrometeorologi atau bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor, hingga puting beliung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Ahmad Cholik menjelaskan, pihaknya sudah mengirim surat kepada seluruh camat diteruskan kepada seluruh kades dan lurah untuk melakukan upaya mitigasi bencana.

"Ini adalah upaya untuk mengurangi risiko bencana. Salah satunya seperti pemangkasan pohon yang berpotensi roboh ketika ada angin kencang. Jadi sewaktu-waktu kalau ada hujan deras dan disertai angin atau puting beliung tidak menimbulkan korban jiwa. Bencana angin kencang ini berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Blitar bagian barat seperti Ponggok, Wonodadi, dan Udanawu," ujar Cholik, Selasa (24/11/2020).

Cholik menyebut, selain angin kencang dan puting beliung, bencana lain yang harus diwaspadai adalah tanah longsor dan banjir. Wilayah di Kabupaten Blitar yang rawan tanah longsor di antaranya Kecamatan Gandusari, Wlingi, Selorejo, Doko, Garum, Nglegok, Kademangan, Bakung, Wonotirto, Panggungrejo, dan Wates.

"Seperti di Gandusari sudah beberapa kali terjadi longsor. Dan di sana memang paling sering terjadi bencana tanah longsor. Jadi kami minta warga untuk menjauhi tempat-tempat rawan bencana tanah longsor ini. Kami minta waspada tapi jangan panik," tegasnya.

Ditanya soal bencana banjir langganan di Kecamatan Sutojayan, Cholik menjelaskan, normalisasi Kali Bogel diharapkan bisa mengurangi banjir pada musim hujan tahun ini. Namun, proyek normalisasi Kali Bogel baru bisa dilihat maksimal atau tidak dalam mengatasi bencana banjir pada puncak musim musim hujan pada Januari-Februari 2021 nanti.

"Untuk saat ini masih belum terjadi banjir di Sutojayan. Harapan kami tidak banjir. Tapi akan kita lihat nanti di puncak musim hujan Januari-Februari tahun 2021," paparnya.

Cholik menambahkan, selain normalisasi sungai, langkah mitigasi yang terpenting dalam mengatasi banjir tahunan di Kecamatan Sutojayan adalah dengan melakukan penghijauan.

"Kalau penghijauan di wilayah yang lebih tinggi tidak dilakukan maka akan percuma meski ada normalisasi," pungkasnya. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...