Kamis, 13 Mei 2021 06:56

​Tersangka dengan Barang Bukti Ribuan Pil Koplo yang Diamankan Petugas, Jaringan Rutan Medaeng

Jumat, 13 November 2020 19:02 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
​Tersangka dengan Barang Bukti Ribuan Pil Koplo yang Diamankan Petugas, Jaringan Rutan Medaeng
Tersangka dengan barang bukti ribuan pil koplo. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pasca tertangkapnya Risal Yuhardiman (32), pengedar pil koplo asal Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Penyidik Satreskoba Polresta Sidoarjo melakukan pemeriksaan mendalam.

Hasilnya, ribuan butir pil koplo yang sebelumnya diberitakan seribu butir tersebut ternyata didapat dari Bejo (DPO), seorang residivis Rutan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

"Menurut informasi, Bejo ini baru dua minggu keluar dari rutan. Dan kini masih dalam pengejaran," kata Kanit Resnarkoba Polresta Sidoarjo, Ipda Denta Juhara, Jumat (13/11/2020).

Kedekatan tersangka dan Bejo sebatas teman nongkrong. Tersangka dititipi Bejo sebanyak 100 ribu butir pil koplo. Namun dari 100 ribu butir pil koplo tersebut sudah terjual sebanyak 55 ribu butir.

BACA JUGA : 

Polsek Balongbendo Berhasil Amankan Ratusan Ribu Pil Dobel L

Jalin Tali Silaturahmi, ​Pengurus LDII Krembung Silaturahmi ke Kapolsek

Laksanakan Pengamanan, Upaya Berikan Rasa Aman Umat Kristen Dalam Beribadah

Bocah Pembakar Rumah di Sidoarjo Mengaku Sering Diperlakukan Kasar

"Awalnya tersangka ini mendapat titipan sebanyak 100 ribu butir pil koplo yang dimasukkan ke dalam 100 botol dan masing-masing berisi 1.000 butir yang kemudian disimpan di dalam karung," terangnya.

Denta menambahkan, puluhan ribu yang terjual tersebut sasarannya yakni teman-temannya dari yang berstatus pekerja maupun pelajar. "Diedarkan di kawasan Wage, Gedangan, dan Waru," ucapnya.

Karena telanjur sudah diedarkan khususnya kepada pelajar, Denta berharap kepada orang tua agar selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

"Kalau ada yang mencurigakan, bisa langsung lapor agar kita tindak lanjuti," terangnya.

Sementara penangkapan Risal yang merupakan seorang duda, berawal dari hasil pengembangan. "Setelah mendapat informasi langsung kami lakukan penangkapan. Saat itu tersangka sedang berada di sebuah kos kawasan Wage," jelasnya.

Seorang jukir minimarket tersebut kepada petugas mengaku sudah tiga kali tertangkap. Dia jadi pengedar karena butuh tambahan uang. "Untuk kebutuhan," pungkasnya. (cat/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 12 Mei 2021 04:55 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- YANG saya bicarakan ini adalah listrik untuk usaha. Untuk bisnis –perdagangan dan terutama industri.Bukan listrik untuk rumah tangga.Amerika Serikat mendapatkan sumber utama listrik dari gas yang murah. Tiongkok dari ten...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...