Gus Ipul saat blusukan di Perumahan Graha Indah, Krapyakrejo, Kota Pasuruan, Jumat (6/11/2020).
"Mohon maaf sekali, tidak semua orang yang tinggal di perumahan bergelimpangan harta. Ada orang-orang yang tinggal di perumahan justru hidupnya sangat sederhana dan pas-pasan," paparnya.
Ia menyebut dirinya sendiri sangat pas-pasan. Ia terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Suaminya tidak bekerja dan baru saja terkena PHK. Akhirnya, ia harus menanggung beban keluarga dan tiga anaknya.
"Saya doakan Gus Ipul jadi Wali Kota Pasuruan. Tidak hanya saya doakan, saya pastikan insyallah Gus Ipul memimpin Kota Pasuruan. Saya butuh perubahan, terutama bantuan biaya sekolah ini, karena saya sangat memerlukan," urainya.
Terpisah, Cawali Gus Ipul siap memberikan perubahan. Termasuk aspirasi yang disampaikan hari ini. Ketika nanti diberi amanah dan terpilih memimpin Kota Pasuruan, ia akan berbenah.
Gus Ipul juga menyebut sudah memiliki program untuk mengatasi masalah pendidikan. Programnya adalah Pendidkkan Gratis Berkualitas dan Berobat Gratis serta Standarisasi Fasilitas Kesehatan (Dik Tias Berparas Asih).
"Di dalamnya ada peningkatan anggaran pendidikan pada APBD Kota Pasuruan. Selama ini anggaran pendidikan yang dialokasikan sangat kecil, tidak sampai 20 persen," jelas Gus Ipul.
Oleh karenanya, jika terpilih, ia akan menaikkan alokasi anggaran minimal 20 persen. Tujuannya agar semua bisa mengkaver kebutuhan pendidikan untuk anak-anak Kota Pasuruan agar tercukupi. "Jadi, pemerataan bantuan biaya pendidikan bisa dijalankan," pungkasnya. (afa/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




