SOLID: Konsolidasi PAN Sidoarjo bersama DPC dan DPRt Krian, di Desa Ponowakan Krian, Sabtu (31/10) malam. foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
Kata Rubai, yang dimaksud mengurus warga sejak lahir hingga meninggal, yakni paslon ini di antaranya menyiapkan program kesehatan ibu hamil, pendidikan anak sejak dini, membantu modal untuk usaha, hingga meningkatkan kesejahteraan bagi pihak yang bertugas mengurus warga yang meninggal dunia.
Tak hanya mengurus sisi warganya, Rubai menyatakan Kelana-Astutik juga bakal mengurus wilayah Sidoarjo. Salah satunya agar Sidoarjo tidak kalah dengan Surabaya yang terkenal keindahan dan kebersihannya.
"Oleh karena itu, kita sepakat nanti tanggal 9 Desember mencoblos Pak Kelana dan Bu Astutik, supaya yang kita bahas hari ini jadi kenyataan," pinta Rubai.
Sementara, Dwi Astutik mengatakan, pihaknya meyakini PAN Sidoarjo sudah menyampaikan kepada para kadernya, jika paslon Kelana-Astutik diharapkan mampu dan layak memimpin Kabupaten Sidoarjo. Sehingga pihaknya berharap para kader PAN menguatkan dukungan.
Kata Astutik, para kader yang mengikuti konsolidasi merupakan barisan yang dipimpin oleh PAN Sidoarjo. Sehingga dia berharap para kader dan relawan PAN bisa berjalan seiring dengan tim pemenangan yang lain, dari PDIP, para masyaikh dan bu nyai, dan 36 tim relawan yang tercatat.
"Para alumni pesantren di Jatim juga banyak yang bergabung dengan kita. Artinya ini adalah ikhtiar bahwa paslon nomor 3 nanti menang. Selain itu alumni-alumni perguruan tinggi juga sudah merapat. Kenapa ini saya ceritakan, karena ini sangat penting bahwa jenengan tidak bekerja sendiri," ungkap Astutik. (sta/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




