Ribuan calon saksi Mubarok dari Dapil IV Mojokerto saat mengikuti penggemblengan di Bendunganjati, Jumat (22/11/2024). Foto: mma/bangnsaonline
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Penggemblengan para calon saksi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto nomor urut 2 Dr Muhammad Al Barraa (Gus Barra)-dr Muhammad Rizal Octavian (Mubarok) memasuki hari kedua. Yaitu dapil II dan III Kabupaten Mojokerto.
Dapil III meliputi Kecamatan Puri, Sooko, Trowulan, Jetis dan Dawarblandong. Sedangkan Dapil IV meliputi Kecamatan Gedeg, Kemlagi, Mojoanyar dan Bangsal.
BACA JUGA:
- Zulhas Sebut Ning Ema Contoh Kader Baru PAN yang Hebat
- Survei Terbaru, Elektabilitas PAN Melesat di Jatim, Gerindra Gusur PKB dan PDIP
- Menang Telak, Gus Barra-Rizal 53,38 %, Ikfina-Gus Dollah 46,62%, Ini Data Lengkap Suara 18 Kecamatan
- Survei Jelang Coblosan, Suara Gus Barra-Rizal Menguat 65,2%, Ikfina-Gus Dulloh 32,6%
Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, ayahanda Gus Barra, yang selalu hadir dalam penggembelangan tersebut mengingatkan agar para calon saksi tidak takut.
“Harus berani. Jangan takut kalau ada kecurangan,” kata Kiai Asep di depan ribuan calon saksi Mubarok yang tampak serius mengikuti acara penggembelangan di Bendunganjati Pacet Mojokerto, Jumat (23/11/2024).
Kiai Asep kembali menegaskan bahwa tujuan Mubarok sangat mulia. Yaitu terciptanya bumi Majopahit yang maju, adil dan makmur.
Kiai Asep bahkan mengangankan Mojokerto menjadi miniatur percontohan kabupaten maju sekelas kota Rabat di Maroko yang bersih dan rakyatnya sejahtera.
“Kotanya bersih, tidak ada sampah,” kata Kiai Asep yang banyak berkunjung ke berbagai negara.
Diantara materi penggemblengan itu adalah bimbingan teknis digital yang akan menjadi sarana pelaporan suara pada Pilbup Mojokerto 27 November 2024 mendatang.
Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto itu mengatakan bahwa Mubarok mengirim 4 orang saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Dua orang untuk saksi Barra-Rizal, dua orang lagi untuk saksi Khofifah-Emil,” tegas putra KH Abdul Chalim, salah seorang ulama pendiri NU dan pejuang kemerdekaan RI yang pada November 2023 dianugerahi gelar pahlawan nasional.
Karena itu Kiai Asep juga mengundang tim Khofifah-Emil untuk menjadi mentor dalam pelatihan saksi tersebut. Pantauan BANGSAONLINE di Lokasi, Tim Khofifah-Emil lebih banyak menyajikan materi teknis aplikasi 02. Yang akan menjadi media pelaporan suara secara digital.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




