Rabu, 02 Desember 2020 12:34

Qosim Ajak Masyarakat Berpolitik Santun dalam Pilkada

Jumat, 30 Oktober 2020 12:58 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Qosim Ajak Masyarakat Berpolitik Santun dalam Pilkada
Qosim saat memaparkan program QA kepada warga. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Calon Bupati Gresik, Moh. Qosim mengajak masyarakat Gresik mempraktikkan politik santun dan beretika selama masa kampanye Pilbup Gresik 2020. Pesan moral itu disampaikan Qosim saat bertemu beberapa tokoh masyarakat (tomas) di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kebomas, Kamis (29/10/2020).

"Jangan ikut-ikutan pihak yang menebar hoaks dan fitnah dalam musim kampanye ini, mari kampanye dengan santun, beretika, dan rasional," ajak Qosim.

Dikatakan Qosim, politik yang selalu menebar hoaks dan ujaran kebencian tidak sesuai dengan konsep dalam politik islam. Sebagaimana rumusan politik yang digagas para ulama terdahulu, lanjut Qosim, bertujuan menanam dan menabur kebaikan kepada sesama untuk keselamatan dunia dan akhirat.

"Karena itu pemimpin harus beriman, amanah, dan sholeh," paparnya.

Dalam pertemuan itu, Qosim juga memaparkan kriteria pemimpin ideal menurut ulama islam. Di antaranya, kata Qosim, pemimpin harus berilmu, punya pengalaman dan kecakapan sebagai pemimpin. Selain itu, seorang calon pemimpin yang akan dipilih harus tinggal lama di wilayah yang akan dipimpinnya.

"Yang terakhir, pemimpin harus berusia matang," imbuh cabup yang diusung koalisi PKB dan Partai Gerindra ini.

Karena itu, Qosim berharap Pilbup Gresik kali ini bisa menghasilkan sosok pemimpin sesuai yang diajarkan para ulama terdahulu.

"Di era demokrasi kali ini tidak mudah mendapatkan pemimpin yang baik. Monggo kita berjuang bersama untuk kebaikan Gresik," ajak Qosim yang berpasangan dengan Cawabup dr. Asluchul Alif di Pilbup Gresik 2020.

Pemaparan Qosim itu ditanggapi beragam oleh tokoh masyarakat yang hadir. Di antaranya, Kasidi. Menurutnya, hanya pasangan Qosim-Alif (QA) dalam Pilkada Gresik 2020 yang memenuhi empat kriteria ideal sosok seorang pemimpin. Yakni pemimpin yang berilmu, punya pengalaman dan kecakapan, berusia matang, dan yang sudah lama tinggal di wilayah yang akan dia pimpin.

"Dengan begitu, semakin memantapkan hati kami untuk memilih pasangan Qosim-Alif. Kami lebih bersemangat untuk mengajak keluarga, saudara dan tetangga untuk memilih pasangan Qosim-Alif," ungkapnya. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...