Sabtu, 05 Desember 2020 12:44

​Dok! PAPBD Tuban 2021 Disahkan, Penanganan Covid-19 Jadi Perhatian Bersama

Jumat, 23 Oktober 2020 21:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Dok! PAPBD Tuban 2021 Disahkan, Penanganan Covid-19 Jadi Perhatian Bersama
Rapat Paripurna DPRD Tuban bersama Pemkab Tuban. (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban bersama pemerintah setempat menyepakati dan menyetujui Raperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) 2021 menjadi Perda APBD 2021.

Penetapan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Tuban bersama Pemkab Tuban di ruang sidang dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, Jumat (23/10/2020).

Sekretaris Daerah Tuban, Budi Wiyana menjelaskan, setelah dilakukan persetujuan bersama DPRD selanjutnya akan dilaporkan ke pemerintah provinsi untuk dilakukan evaluasi.

"Sesuai mekanismenya, selama 15 hari kerja dievaluasi oleh gubernur," ujarnya.

Adanya jumlah anggaran yang berkurang, sedikit banyak memiliki dampak terhadap target kinerja. Namun demikian, Pemkab Tuban telah memilah program yang berkaitan langsung dengan masyarakat akan diprioritaskan dahulu.

"Tentunya program yang tertuang RPJMD kita prioritaskan, yang lain bisa ditunda atau dibahas lagi dalam PAPBD," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi mengatakan, sebagai bentuk komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif, DPRD dan Pemkab Tuban berupaya mendahulukan kepentingan masyarakat yang berkaitan peningkatan kesejahteraan. Salah satunya dengan penetapan PAPBD yang dilaksanakan lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.

"APBD tahun ini disepakati sekitar Rp 2,4 miliar, turun 16 persen dari tahun sebelumnya yakni, Rp 2,6 miliar," ujar Ketua DPRD Tuban.

Meski tak menyebutkan secara terperinci, namun Politikus PKB itu menambahkan, alokasi RAPBD yang telah disepakati itu, tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Termasuk alokasi untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Tuban.

"Sebagian anggaran tetap kita alokasikan untuk pencegahan Covid-19 sesuai instruksi pemerintah pusat, namun besarannya belum bisa kami sampaikan, yang jelas kita semua telah menyepakatinya," tutupnya. (gun/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...