Kamis, 03 Desember 2020 08:47

Difabel Perempuan Berkebun Hidroponik, Upaya Mandiri Warga Kota Kediri Bangkit dari Pandemi

Selasa, 13 Oktober 2020 11:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Difabel Perempuan Berkebun Hidroponik, Upaya Mandiri Warga Kota Kediri Bangkit dari Pandemi
Peserta pelatihan juga difasilitasi untuk mempraktikkan berkebun hidroponik. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 menghantam semua sisi, terutama perekonomian. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri merespons pandemi dengan fokus pada program-program optimalisasi lahan pertanian yang ada untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat.

“Program secara keseluruhan kami melaksanakan program dari pusat. Implementasi di lapangan kami menyesuaikan dengan kondisi dan kreativitas daerah masing-masing,” kata Asri Andaryati, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Selasa (13/10).

Menurut Asri, program intensifikasi ini menyasar pada gapoktan dan kerja sama dengan asosiasi terkait. Selain kelompok tani tanaman pangan dan peternakan, pemkot juga memerhatikan kelompok perempuan dan difabel.

“Kami mengadakan pelatihan hidroponik untuk perempuan difabel. Harapannya, mereka bisa menanam sayur di lahan sendiri dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli sayur,” kata Asri.

Dalam pembinaan hidroponik, lanjut Asri, dinas bekerja sama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Cabang Kota Kediri dan Komunitas Hidroponik Kediri melatih 20 peserta difabilitas perempuan pada minggu pertama Oktober 2020. Jumlah peserta ini menyesuaikan protokol kesehatan untuk tidak mengundang terlalu banyak peserta.

Selain mendapat pelatihan, peserta juga difasilitasi untuk mempraktikkan berkebun hidroponik. Target akhirnya, peserta binaan mampu menerapkan di rumah masing-masing sehingga halaman rumah, seberapa pun luasnya, bisa menjadi sumber pangan.

“Teori yang diajarkan sangat membantu kami dalam penanaman sayuran karena selama ini kami belajar otodidak,” kata Munawaroh, salah satu peserta yang juga Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Cabang Kota Kediri.

Menurut Munawaroh, peserta bisa memahami teknik pembibitan, pindah tanam, dan pemberian nutrisi setelah ada pelatihan. Mereka berharap ke depan upaya penanaman hidroponik ini lebih berkembang sehingga meningkatkan ekonomi keluarga.

“Mohon ada tindak lanjut dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga kontinyu dalam pendampingannya,” harap Munawaroh.

Menanggapi permintaan tersebut, Asri mangatakan bahwa segenap jajarannya akan terus mendampingi para perempuan difabel ini hingga program hidroponik bisa menghasilkan. Pedampingan bisa dilakukan melalui daring dan juga kunjungan lapang. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...