Kamis, 03 Desember 2020 05:17

Update Covid-19, ​Klaster Pondok di Kabupaten Blitar Bertambah 8 Pasien

Kamis, 08 Oktober 2020 15:42 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Update Covid-19, ​Klaster Pondok di Kabupaten Blitar Bertambah 8 Pasien
Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti . (foto: ist).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Klaster Pondok Pesantren dari Suluk Thareqah bertambah 8 orang. Penambahan ini dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Kamis (8/10/2020). Kini, total ada 15 pasien dari klaster tersebut.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, pasien tambahan ini pernah kontak erat dengan pasien positif sebelumnya. Ada 142 orang kontak erat di luar pondok pesantren yang di-rapid test, 12 di antaranya hasilnya reaktif.

"Kemudian kami tindaklanjuti dengan swab test dan hasilnya ada delapan tambahan pasien terkonfirmasi positif. Delapan konfirmasi positif yang baru ini semua dari Kecamatan Wonodadi," terang Krisna, Kamis (8/10/2020).

Sebelumnya, 7 Santri Suluk Thareqah terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini berawal dari salah satu santri yang mengalami gejala mengarah ke Covid-19. Santri tersebut merupakan warga Kecamatan Wonodadi dan baru pulang dari pondok pesantren di Kecamatan Udanawu. Santri tersebut kemudian melakukan tes swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari satu santri ini kami kemudian melalukan tracing. Hasilnya kami temukan lagi dua santri yang juga positif Covid-19. Keduanya dari Kecamatan Nglegok dan dari Kecamatan Udanawu," kata Krisna.

Tracing kemudian diperluas, kepada 450 santri yang menempati pondok pesantren di satu areal dengan Pondok Suluk. Mereka juga melakukan swab test kepada 42 orang yang kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Untuk para santri yang satu areal semuanya nonreaktif. Namun dari 42 santri yang kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, empat dinyatakan positif," imbuhnya.

Hingga kini, secara kumulatif jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Blitar berjumlah 628 kasus. Dari jumlah tersebut 537 dinyatakan sembuh, sedangkan 46 lainnya meninggal dunia. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...