Rabu, 04 Agustus 2021 07:52

Hasil Audit BPK RI Sudah Jelas, DPRD Jember Minta Bapenda Segera Tagih Kekurangan Uang Insentif

Senin, 05 Oktober 2020 18:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Hasil Audit BPK RI Sudah Jelas, DPRD Jember Minta Bapenda Segera Tagih Kekurangan Uang Insentif
Hearing di DPRD Jember, Senin (5/10/2020). (foto: ist).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - DPRD Jember mempertanyakan tindak lanjut dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tentang kelebihan insentif yang diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Jember kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Jember saat hearing di DPRD Jember, Senin (5/10/2020).

Karena hasil audit BPK tentang kelebihan anggaran tersebut sudah jelas, Ketua Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto mempertanyakan tidak dilaksanakannya rekomendasi dari BPK hingga lewat batas waktu 60 hari.

"Sudah ada aturannya, berarti kalau seperti ini bupati tidak mematuhi aturan dan ini bisa berdampak hukum," tuturnya.

Ia berharap Bapenda Jember segera melakukan penagihan terhadap kekurangan tersebut. Sebab, bupati dan wakil bupati akan selesai menjabat beberapa bulan lagi.

BACA JUGA : 

Bupati Hendy Serahkan Penghargaan Adiwiyata ke 4 SMP di Jember

Kabupaten Jember Turun Jadi PPKM Level 3, Bupati Hendy Akan Pertajam Pencegahan dari Hulu

Gandeng PMI Jember, Bupati Hendy Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 31 Kecamatan

Bupati Hendy: Bertugas di Tengah Pandemi Covid-19 adalah Panggilan Kemanusiaan

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Jember, Ruslan Abdul Gani mengatakan bahwa dengan adanya kelebihan insentif tersebut, Bupati Jember wajib untuk mengembalikan sekitar Rp 500 juta, sedangkan untuk Wakil Bupati Jember sekitar Rp 200 juta. Sementara untuk Bapenda Jember sendiri sekitar Rp 400 juta.

"Memang dari hasil audit yang dilakukan oleh BPK, ada 4 temuan kelebihan bayar insentif, dan untuk Bapenda Jember sendiri sudah mengembalikan semua ke kasda," katanya.

Ia menjelaskan bahwa temuan itu menjadi kewajiban, maka setelah seminggu hasil audit segera ditindaklanjuti. Untuk bupati dan wakil bupati sampai saat ini masih dalam progres.

"Laporan yang kita dapatkan untuk bupati sudah mengembalikan Rp 120 juta dan wabup Rp 105 juta," terangnya.

Ia menegaskan, hingga kini pihaknya masih dalam upaya menagih kekurangan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut hasil audit BPK. (jbr1/yud/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...