Kamis, 03 Desember 2020 02:31

Hasil Audit BPK RI Sudah Jelas, DPRD Jember Minta Bapenda Segera Tagih Kekurangan Uang Insentif

Senin, 05 Oktober 2020 18:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Hasil Audit BPK RI Sudah Jelas, DPRD Jember Minta Bapenda Segera Tagih Kekurangan Uang Insentif
Hearing di DPRD Jember, Senin (5/10/2020). (foto: ist).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - DPRD Jember mempertanyakan tindak lanjut dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tentang kelebihan insentif yang diterima oleh Bupati dan Wakil Bupati Jember kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Jember saat hearing di DPRD Jember, Senin (5/10/2020).

Karena hasil audit BPK tentang kelebihan anggaran tersebut sudah jelas, Ketua Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto mempertanyakan tidak dilaksanakannya rekomendasi dari BPK hingga lewat batas waktu 60 hari.

"Sudah ada aturannya, berarti kalau seperti ini bupati tidak mematuhi aturan dan ini bisa berdampak hukum," tuturnya.

Ia berharap Bapenda Jember segera melakukan penagihan terhadap kekurangan tersebut. Sebab, bupati dan wakil bupati akan selesai menjabat beberapa bulan lagi.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Jember, Ruslan Abdul Gani mengatakan bahwa dengan adanya kelebihan insentif tersebut, Bupati Jember wajib untuk mengembalikan sekitar Rp 500 juta, sedangkan untuk Wakil Bupati Jember sekitar Rp 200 juta. Sementara untuk Bapenda Jember sendiri sekitar Rp 400 juta.

"Memang dari hasil audit yang dilakukan oleh BPK, ada 4 temuan kelebihan bayar insentif, dan untuk Bapenda Jember sendiri sudah mengembalikan semua ke kasda," katanya.

Ia menjelaskan bahwa temuan itu menjadi kewajiban, maka setelah seminggu hasil audit segera ditindaklanjuti. Untuk bupati dan wakil bupati sampai saat ini masih dalam progres.

"Laporan yang kita dapatkan untuk bupati sudah mengembalikan Rp 120 juta dan wabup Rp 105 juta," terangnya.

Ia menegaskan, hingga kini pihaknya masih dalam upaya menagih kekurangan tersebut sebagai bentuk tindak lanjut hasil audit BPK. (jbr1/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...