Kamis, 03 Desember 2020 08:17

Di Kabupaten Kediri, Gubernur Jatim Khofifah Ajak Masyarakat Terus Patuhi Protokol Kesehatan

Senin, 05 Oktober 2020 08:50 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Muji Harjita
Di Kabupaten Kediri, Gubernur Jatim Khofifah Ajak Masyarakat Terus Patuhi Protokol Kesehatan
Gubernur Jatim Hj. Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Kediri Hj. Haryanti Sutrisno saat menyerahkan bantuan. (foto: Kominfo).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (3/10) lalu berkunjung ke Wilayah Kabupaten Kediri, setelah sebelumnya melakukan kunjungan di Wilayah Kota Kediri.

Di Kabupaten Kediri, Gubernur mengampanyekan gerakan bermasker serta memberikan motivasi untuk menggerakkan perekonomian. Salah satu titik lokasi yang dikunjungi yakni pasar Semen.

Di sini Gubernur membagikan masker dan sembako kepada warga serta menyapa warga.

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan, seperti ventilator untuk RS rujukan Covid-19, BLT Dana Desa, bantuan permodalan Bumdes, bantuan kredit program dana bergulir dari Bank Jatim dan Bank UMKM, penyaluran kredit usaha rakyat dari Bank Mandiri, penyaluran kredit PEN dan kartu santri dari Bank BNI, serta penyaluran bantuan subsidi KPM program BPJS Ketenagakerjaan.

(Gubernur Jatim Hj. Khofifah Indar Parawansa).

Bupati Kediri Hj. Haryanti Sutrisno menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bertempat di Pendopo Pemkab Kediri. Dengan adanya sejumlah bantuan tersebut, diharapkan warga Kediri akan selalu konsisten menjalankan protokol kesehatan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur menuturkan, semua lini baik pemerintah, instansi vertikal, dan juga perbankan akan menyeiringkan antara pergerakan ekonomi dan pengendalian Covid-19 di Jawa Timur. Pesan dalam menyeiringkan semua lini adalah ‘Ayo pakai masker, ayo patuhi protokol kesehatan, ayo ekonomi digerakkan’.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, ketika para penerima bantuan mengakses kredit dari beberapa skema, harapannya akan menggerakkan ekonomi mereka. Harapan tersebut harus terus berseiring dengan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Ayo kita semua semangat kembali, ayo kita kerja keras. Kita punya sinergi dan soliditas antara tiap instansi, mudah-mudahan bisa efektif, bisa menjaga ekonomi kita dan menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Tak lupa Khofifah Indar Parawansa juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan melindungi satu sama lain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta menyampaikan perkembangan program Jatim bermasker yang dicanangkan beberapa waktu lalu.

Terkait adanya warga yang belum peduli dengan protokol kesehatan,tetap harus diedukasi, sosialisasi harus semakin masif. “Kita harus menyampaikan bahwa hari ini penyebaran Covid-19 belum berhenti. Mari lindungi diri kita, keluarga kita, lindungi semua yang ada di lingkungan terdekat kita. Karena droplet itu bisa dua meter lebih. Jadi artinya memang masker harus dipakai dengan benar dan gunakan masker yang aman.Alhamdulillah Jatim bermasker progressnya Insya Allah so far so good,” katanya.

Proses sosialisasi ini berseiring dengan bagi-bagi masker, diikuti dengan operasi yustisi tanggal 14 September lalu. Menurut Gubernur, operasi yustisi bukan untuk mencari kesalahan tapi bagaimana semuanya bersama-sama patuh terhadap protokol kesehatan.

“Karena ekonomi kita harus gerak, maka kalau kita tidak menggunakan masker yang benar dan aman itu nanti berisiko di lingkungan kerja, lingkungan masyarakat, dan lainnya. Jadi kita harus menggunakan masker dengan aman dan benar. Supaya ekonomi kita gerak, kita juga sehat. Selamat masyarakatnya, selamat ekonominya,” tutup Gubernur Khofifah.

(Bupati Kediri Hj. Haryanti Sutrisno)

Ikut hadir dalam acara di Pendopo Kabupaten Kediri, selain Bupati Kediri Hj. Haryanti Sutrisno, adalah Sekda Prov. Jatim Heru Tjahjono, KPw Bl Jatim Difi Ahmad Johansyah, Kepala Kanreg OJK 4 Jatim Bambang Mukti Riyadi, Kakanwil BPN Prov. Jatim Heri Santosa, Kepala OPD Prov. Jatim, Kakanwil Bank BNI Malang Wiwi Suprihatno, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Jatim Dodo Suharto, Kadrive Bulog Regional Jatim Khozin, Forkopimda Kabupaten Kediri, Kepala OPD Kabupaten Kediri dan Komunitas Penyitas Covid-19 dari Surabaya. (adv/kominfo)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...