Kamis, 03 Desember 2020 13:33

Teken Kontrak Politik Dunia-Akhirat, Setiajit Tawarkan Rp 300 Juta per Dusun

Rabu, 30 September 2020 20:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Teken Kontrak Politik Dunia-Akhirat, Setiajit Tawarkan Rp 300 Juta per Dusun
Calon Bupati Tuban Setiajit atas nama Setia Negara dalam kontrak politik di sejumlah desa di Kecamatan Jatirogo, Rabu (30/9).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Calon Bupati Tuban, Setiajit yang berpasangan dengam Armaya Mangkunegara menawarkan tambahan anggaran Rp 100 juta sampai Rp 300 juta per dusun jika kelak menjadi bupati.

Janji itu disampaikan Setiajit atas nama Setia Negara dalam kontrak politik di sejumlah desa di Kecamatan Jatirogo, Rabu (30/9).

"Kontrak politik ini ditandatangani di kertas bermaterai dan dicatatkan di Notaris. Jadi, kalau kami mengingkari bisa dilakukan gugatan," ujar Setiajit.

Kata dia, kontrak politik itu akan dipertanggungjawabkan sampai ke akhirat. Hal itu menunjukkan kesungguhan untuk benar-benar akan membangun desa yang dimulai dari dusun. "Nama programnya dusun makmur. Ini riil dan bisa dipertanggungjawabkan," tambahnya.

Menurutnya, ada 886 dusun di seluruh Kabupaten Tuban dan akan dibuatkan kontrak politik dari paslon Setia Negara. Selain ditandangani Setiajit, juga ada tokoh masyarakat atau tokoh agama serta dua warga sebagai saksi. Sehingga dokumen tersebut resmi, sah, dan punya kekuatan hukum.

"Kami sengaja melakukan kontrak politik dengan mengambil batasan wilayah administratif agar lebih jelas program dan pertanggungjawabannya," tegasnya

(POLLING PILKADA TUBAN: Ayo Pilih Cabup-Cawabup Pilihanmu)

Ia berharap, kontrak politik bisa meningkatkan infrastruktur dusun, meningkatkan derajat kesehatan dan pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat. Kontrak politik pertama diselenggarakan di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding.

"Bentuknya berupa pembiayaan untuk program pengembangan di dusun tersebut. Jika dusun maju, desa menjadi maju, kecamatan ikut maju, dan tentu saja kabupaten juga maju. Ini riil, nyata dan bukan mengada-ada," beber mantan Pj Bupati Jombang itu.

Dalam hitungannya, lanjut pejabat kelahiran Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban ini, ada dana minimal Rp 100 juta sampai Rp 300 juta bisa bisa dialokasikan untuk program dusun makmur ini. Dana itu akan diberikan untuk setiap dusun, setiap tahun. Sedangkan, dana itu dipastikan di luar dana desa, DD maupun ADD.

"Setidaknya di tahun kedua menjabat program ini sudah jalan. Kalau tidak terealisasi saya, kami siap mundur dari jabatan, karena gagal memberikan yang terbaik bagi rakyat," pungkasnya. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...