Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja AntarKebun (FKPAK) bersama Paguyuban Insan Tansportasi (Pintar) mendatangi Kantor Pemkab Jember, Rabu (30/9/2020). (foto: ist).
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja AntarKebun (FKPAK) bersama Paguyuban Insan Tansportasi (Pintar) mendatangi Kantor Pemkab Jember, Rabu (30/9/2020).
Kedatangan mereka dimaksudkan untuk mengklarifikasi isu yang beredar terkait adanya kabar intimidasi dari oknum pejabat Pemkab Jember kepada Plt. Bupati Jember K.H. Muqit Arief.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
"Kami itu datang untuk mengklarifikasi isu yang beredar, kalau ada ancaman atau intimidasi oleh oknum pejabat di bawahnya," ujar Dwi Agus Budianto, Ketua FKPAK saat ditemui di Pemkab Jember, Rabu (30/9/2020).
Kondisi ini jika dibiarkan, lanjutnya, akan membuat birokrasi menjadi tidak stabil. Sebab, Plt. Bupati Jember berusaha memperbaiki birokrasi yang saat ini carut-marut.
"Saat ini kan Pemkab Jember sudah carut-marut, makanya Plt. Bupati Jember sudah siap memperbaiki hal tersebut dan jangan sampai ada intimidasi ataupun ancaman," katanya.
Agus menjelaskan, jika hal ini benar adanya, maka pihaknya akan mengonsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk turun jalan dan mendatangi oknum tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




