Sabtu, 31 Oktober 2020 10:45

DPRD Banyuwangi Sahkan Perubahan APBD 2020

Selasa, 29 September 2020 09:03 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Teguh Prayitno
DPRD Banyuwangi Sahkan Perubahan APBD 2020
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara menandatangani MoU pengesahan Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) tahun anggaran 2020 menjadi peraturan daerah (perda).

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi menyetujui dan mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun anggaran 2020 menjadi peraturan daerah (perda).

Persetujuan dilakukan dalam rapat paripurna secara virtual terbatas yang diikuti pihak legislatif dan eksekutif di tempat terpisah, Senin (28/9/2020) malam.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, S.E., didampingi semua Wakil Ketua, M. Ali Mahrus, S.H.I., Ruliyono, S.H., dan Michael Edy Hariyanto, S.H., diikuti puluhan anggota dewan lintas fraksi.

Sedangkan Bupati Abdullah Azwar Anas beserta jajaran mengikuti rapat dari kantor Pemkab Banyuwangi.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Banyuwangi M. Ali Mahrus menyampaikan, bahwa pendapatan daerah dalam perubahan APBD tahun 2020 sebesar 3 triliun 215 miliar 310 juta 088 ribu 528 rupiah, dengan rincian sebagai berikut.

“PAD dalam perubahan APBD 2020 ditargetkan sebesar 565 miliar 194 juta 392 ribu 512 rupiah 52 sen, Dana Perimbangan (dana transfer) sebesar 2 triliun 346 miliar 865 juta 696 ribu 016 rupiah,  serta lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar 303 miliar 250 juta rupiah,” papar M Ali Mahrus.

Sehingga, terang Ali, pembiayaan daerah (neto) dalam rancangan perda perubahan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2020 sebesar 183 miliar 207 juta 491 ribu 868 rupiah 13 sen.

Sementara itu Bupati Anas dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD atas selesainya pembahasan raperda perubahan APBD tahun 2020 tersebut.

Anas menerangkan, meskipun Raperda perubahan APBD tahun anggaran 2020 telah mendapatkan persetujuan Dewan, namun Raperda tersebut masih memerlukan evaluasi dari Gubernur Jawa Timur.

“Selanjutnya setelah mendapatkan acc sehingga bisa direkomendasikan dari Raperda untuk segera ditetapkan dan diundangkan menjadi peraturan daerah (Perda),” kata Anas.

Pengesahan Rancangan P-APBD tahun anggaran 2020 menjadi perda itupun ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) oleh pihak legislatif dan eksekutif Banyuwangi. (guh/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...