Sabtu, 05 Desember 2020 11:46

​Kesadaran Masyarakat Pasuruan Meningkat, Jumlah Kasus Covid-19 Menurun

Senin, 28 September 2020 16:25 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Habibi
​Kesadaran Masyarakat Pasuruan Meningkat, Jumlah Kasus Covid-19 Menurun
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya bersama dengan petugas dinas kesehatan. (foto: ist).

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Jumlah pasien positif corona di Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Hal tersebut menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan semakin meningkat. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Pasuruan ini, jumlah warga yang terpapar virus corona terus menurun dalam beberapa hari terakhir. Jumlahnya pun tak sebanyak seperti minggu-minggu sebelumnya.

“Empat hari lalu ada 7 orang yang terpapar virus corona. Kemudian sehari setelahnya turun jadi 6 orang. Turun lagi jadi 4 orang, 3 orang, dan hari ini tidak ada laporan warga Kabupaten Pasuruan yang terinfeksi virus corona,” kata Anang di sela-sela kesibukannya, Jumat (25/9/2020) sore.

Mantan Asisten I Bidang Pemerintahan ini menguraikan, menurunnya jumlah kasus Covid-19 menjadi informasi yang sangat menggembirakan serta bukti tingkat kesadaran masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 semakin meningkat.

"Hari ini tim satuan tugas melakukan rapat evaluasi bersama dengan semua OPD terkait untuk melakukan langkah percepatan penanganan kasus ini," imbuhnya.

Jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terinfeksi virus corona tembus 1.375 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.134 orang sudah dinyatakan sembuh, 153 orang meninggal dunia, dan 88 orang masih dalam perawatan.

"Untuk 88 orang yang masih perawatan tengah menjalani isolasi di SKB Pandaan, BLK Rejoso, Permata Biru Prigen, RSUD Bangil, RSUD Grati, dan rumah sakit lainnya di Jawa Timur, serta memilih menjalani isolasi mandiri," tukasnya. (bib/par/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...