Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat petik perdana kelengkeng di Kebun Kelengkeng, milik Bunadi di Desa Wonogriyo Kecamantan Tikung Kabupaten Lumajang, Minggu (27/9). foto: ist/ bangsaonline.com
LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Seusai kunjungan kerja di Lumajang dengan membagikan masker, sembako, dan bantuan keuangan khusus serta Dana Desa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Kebun Kelengkeng milik Gunadi di Desa Wonogriyo, Kecamantan Tikung, Kabupaten Lumajang, Minggu (27/9).
Setibanya di Desa Wonogriyo, Gubernur Khofifah langsung menuju lokasi petik buah kelengkeng dan melakukan panen perdana.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Ditemui seusai melakukan petik dan panen perdana, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa kelengkeng Lumajang ini memiliki kualitas premium: tebal dagingnya, kecil bijinya, dan segar. Kelengkeng yang dikenal dengan sebutan kelengkeng kateki ini berpotensi untuk dipasarkan secara internasional. Tentunya, lanjut Gubernur Khofifah, setelah melalui tahapan yang dipersyaratkan. Misalnya terkait sertifikasi, lahan, bibit, dan produknya.
"Menurut saya ini kualitas terbaik dari buah kelengkeng yang pernah saya konsumsi, kualitas premium," kata Gubernur Khofifah.

"Artinya ini kalau dibudidayakan lebih luas dengan sertifikasi dari mulai bibitnya, lahannya dan produknya, maka kelengkeng kateki sangat kompetitif dan punya potensi tidak sekadar dikembangkan untuk pasar dalam negeri, tapi pengembangan untuk pasar luar negeri," imbuhnya.
Untuk mengembangkan dan memaksimalkan salah satu potensi agro Lumajang, selain pisang, Gubernur Khofifah meminta Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur membantu pemilik kebun kelengkeng untuk melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan agar pada saatnya siap ekspor.
"Ini pentingnya kami hadir untuk melihat bahwa semua persyaratan yang terkait sertifikasi dari benih, produk, lahan, ini harus kita lengkapi," pintanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




