Bupati Tuban, H. Fathul Huda saat menerima tamu dari BPBD Jawa Timur dan pihak ketiga PT Solusindo Sistem Pratama di Kompleks Pendopo Krido Manunggal, Kamis (3/9/2020). (foto: ist).
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mulai besok sudah bisa menggunakan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) yang digunakan untuk mendeteksi virus corona. Mesin PCR tersebut, dipinjami Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.
"Mulai besok (Jumat, 4/9/2020) mesin PCR sudah bisa digunakan," ujar Bupati Tuban, H. Fathul Huda saat menerima tamu dari BPBD Jawa Timur dan pihak ketiga PT Solusindo Sistem Pratama di Kompleks Pendopo Krido Manunggal, Kamis (3/9/2020).
BACA JUGA:
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
Ia menyebutkan, alat PCR ini telah dikelola oleh pihak laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban. Sementara ini, mesin PCR tersebut dioperasikan oleh 3 tenaga medis. Kemudian, dalam waktu dekat lagi akan dipertambah 6 tenaga medis untuk pengoperasiannya.
"Jadi total ada 9 tenaga medis yang menangani mesin PCR ini," tutur Bupati Huda, begitu biasa disapa.
Fathul Huda pun menerangkan, mesin PCR ini dalam per hari minimal mampu mendeteksi sebanyak 40 sampel. Bahkan, ke depannya bisa memeriksa sekitar 200 sampel, sehingga adanya alat ini pemkab tidak perlu menunggu hasil swab yang terlalu lama.
"Kalau biasanya terlalu lama, dan jika alat ini sudah beroperasi maka sehari langsung keluar hasilnya," bebernya.
Ia berharap, dengan adanya alat PCR ini masyarakat yang positif Covid-19 segera terdeteksi. Sebab, selama ini penyebaran Covid-19 di Bumi Wali berlangsung sangat cepat lantaran hasil tes harus menunggu beberapa hari terlebih dahulu.
Tak hanya itu, setelah adanya PCR ini segera dilakukan tracing secepatnya dan langsung ditangani, sehingga penyebaran tidak terus-menerus dan bisa hidup normal kembali.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




