Penutupan Taman Maramis dilakukan oleh sejumlah petugas Satpol PP disertai dengan banner pemberitahuan.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Pemkot Probolinggo melakukan penutupan terhadap Taman Maramis. Penutupan sementara itu akibat dampak viralnya video mesum yang diduga dilakukan sepasang remaja di belakang bangunan Taman Maramis, sebelah sisi Timur.
Pantauan di lapangan, penutupan terhadap lokasi wisata yang mulai diminati banyak pengunjung itu dilakukan oleh sejumlah petugas Satpol PP disertai dengan banner pemberitahuan.
BACA JUGA:
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Reses, PKS Kota Probolinggo Singgung Perda Retribusi Hiburan
- Bangun Generasi Qurani, MUI Kota Probolinggo Gelar Tadribul Qurra
“Ya tempat ini ditutup sementara,” ujar Heri, salah satu petugas Satpol PP kepada sejumlah wartawan, Selasa (1/9).
Diberitakan sebelumnya, aksi mesum sepasang remaja itu viral di jejaring medsos. Bahkan, menuai kritik dari sejumlah kalangan. Salah satunya, Lumbung Informasi Masyarakat (Lira). Mereka mendesak agar petugas Satpol PP tegas menindak oknum pasangan mesum yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Sementara itu, di sisi lain, penutupan sementara terhadap taman Maramis itu tentu berdampak terhadap nasib para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sana. Sejak penutupan tersebut, pengunjung atau pembeli mulai berangsur sepi. (prb1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




