Bacabup Fandi Akmad Yani (kiri) dan Moh. Qosim (kanan) saat berbagi sembako dampak pandemi Covid-19 kepada sopir angkot di DPC PKB beberapa waktu lalu. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Publik Gresik sekarang dibuat penasaran oleh dua pasangan bacabup dan bacawabup Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, dan Moh. Qosim-Asluchul Alif, yang bakal running pada Pilbup Gresik 9 Desember 2020.
Sebab, pasangan dengan akronim "Niat" dan "QA" tersebut sama-sama memasang target kemenangan 70 persen suara. Lalu siapa di antara 2 paslon yang mampu merealisasikan target tersebut saat coblosan Pilbup Gresik pada 9 Desember 2020?
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Ketua PDIP Gresik: DPP Perintahkan Tegak Lurus
- Bupati Gresik Ikut Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran, Anha: Dia Bupati Golkar
- Digelar 26 Februari, Tempat Pelantikan Gus Yani-Bu Min Tunggu Hasil Rapat dengan Gubernur
- PDIP Gresik Gelar Tasyakuran Jelang Pelantikan Gus Yani - Bu Min 17 Februari Mendatang
BANGSAONLINE.com telah mendapatkan pernyataan langsung baik dari QA maupun Niat. Aminatun Habibah (Bu Min) yang menjadi bacawabup Fandi Akhmad Yani, saat menghadari Rakercabsus PDIP Gresik di Hotel Pesona, Minggu (22/8), mengaku optimis bisa meraih 70 persen suara.
"Klaim kubu lawan (QA) menang 70 persen akan dibalik Niat. Niat yang akan menang 70 persen, kubu sebelah (QA) 30 persen," katanya.
Sebelumnya, hal serupa juga dikatakan Fandi Akhmad Yani. Saat mendapatkan dukungan 6 partai politik (parpol) non parlemen, yakni DPD PSI, DPD Partai Hanura, DPC Partai Berkarya, DPD PKS, DPD Perindo, dan DPC Partai Garuda, Sabtu (22/8) lalu, Gus Yani juga mengungkapkan target kemenangan dengan raihan 70 persen.
Dari target 70 persen suara itu, Gus Yani menargetkan 55 persen dapat diraih dari kerja 6 parpol koalisi parlemen, yakni Golkar, PDIP, Nasdem, Demokrat, PAN, dan PPP bersama para tim dan relawan.
Sementara dari 6 parpol non parlemen, dapat meraup tambahan 15 persen suara. "Jadi, 55 persen plus 15 persen, jadi 70 persen, sudah menang," kata Gus Yani.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




