Enam parpol non perlemen ketika menyatakan dukungan kepada pasangan Niat. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Hal senada dikatakan Ketua DPC Perindo Gresik Rohman. Menurut dia, Perindo mendukung Niat karena ingin adanya perubahan di Gresik. "Kami menaruh harapan besar dengan Niat. Ekonomi marata. Tak kelompok tertentu yang menikmati. Makanya, kami ingin perubahan," katanya.
"Partai Berkarya mendukung Niat juga menginginkan adanya perubahan Gresik," timpal Ketua DPC Garuda Gresik, Ani Muriyani.
Sementara Fandi Akhmad Yani sangat berterima kasih atas dukungan partai non parlemen. Dari 6 parpol, saat ini ada 4 parpol yang datang langsung memberikan dukungan kepada Niat. Sementara 2 parpol lain, yakni DPD Partai Berkarya, dan DPD PKS belum bisa hadir lantaran ada acara di DPD Jawa Timur.
"Diharapkan 4 partai ini bisa menjadi tambahan energi baru bagi Niat. Bisa berkolaborasi terus. Bersinergi untuk mewujudkan perubahan Gresik Baru. Mudah-mudahan harapan semua parpol bisa diwujudkan," katanya.
Gus Yani menyatakan, dukungan 6 parpol non parlemen itu sangat berarti bagi dirinya. Melihat suara 6 parpol tersebut juga signifikan pada Pileg 2019. "Kami akan bekerja sama untuk mewujudkan kemenangan Niat di Pilbup 9 Desember 2020," katanya.
Dari dukungan parpol non parlemen ini, Gus Yani menargetkan ada tambahan perolehan suara 15 persen untuk pasangan Niat. Untuk Pilbup Gresik 2020 sendiri, Niat menargetkan bisa meraih 70 persen suara.
"55 persen dari parpol parlemen dan relawan, plus 15 persen dari parpol non parlemen, jadi 70 persen sudah menang. Mudah-mudahan kebersamaan bisa dijaga hingga kemenangan pada Pilbup 9 Desember," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




