Kamis, 29 Juli 2021 16:57

​11 Menteri Bakal Diganti, Jokowi Kecewa Milenial? Inilah Nama-Nama Mereka

Kamis, 20 Agustus 2020 17:01 WIB
Editor: MMA
​11 Menteri Bakal Diganti, Jokowi Kecewa Milenial? Inilah Nama-Nama Mereka
Neta S Pane. foto: wikipedia

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Isu reshuffle kabinet benar-benar seksi. Buktinya, begitu Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengklaim mendapat informasi bahwa Presiden Jokowi akan melakukan rehuffle kabinet, publik langsung heboh. Publik seolah menunggu kebijakan baru Jokowi tentang pergantian para menteri yang selama ini dianggap tak mumpuni.

Dilansir JPNN, Neta mengaku mendapat informasi, setidaknya ada 11 menteri Kabinet Indonesia Maju yang akan terkena reshuffle.

"Dari info yang diperoleh IPW, sedikitya ada 11 menteri Jokowi yang akan di-reshuffle dan paling banyak 18," kata Neta, Kamis (20/8).

Neta menyebut nama-nama menteri yang menuurtnya masuk daftar bakal terkena reshuffle. Yakni Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum dan HAM) Yasonna Hamonangan Laoly.

BACA JUGA : 

Dipermalukan, Menteri Kesehatan Bakal Mundur atau Bertahan?

Biaya Atasi Covid-19 Habis Rp 1.050 Triliun, Tapi Terhibur Baliho Mbak Puan, Maksudnya?

Efektivitas PPKM Darurat, Menunggu Keajaiban Luhut BP?

Sambut PPKM Darurat, Kiai Asep dan Kiai Mojokerto Doakan Khofifah dan Jokowi

Kemudian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

Selanjutnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Berikutnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

Juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Persero Komjen (Purn) Budi Waseso, dan lain-lain.

"PDIP disebut-sebut akan mendapat tambahan jatah menteri. Bersamaan dengan itu Panglima TNI yang baru akan dilengkapi dengan jabatan Wakil Panglima TNI," ungkap Neta.

Ia menambahkan, dalam reshuffle kali ini, sepertinya Presiden Jokowi kecewa dengan anak-anak milenial yang dimasukkannya dalam kabinet.

"Sehingga reshuffle ini sekaligus akan mengevaluasi kinerja mereka," tegasnya.

Neta mengatakan, masa penanganan pandemi Covid-19 akan dijadikan momentum bagi Jokowi untuk mengevaluasi semua kinerja jajaran pemerintahannya.

"Demikian informasi yang diperoleh IPW dari berbagai sumber. Sedikitnya ada 11 hingga 18 anggota kabinet yang akan bergeser dan berganti," kata Neta.

Yang menjadi pertanyaan menjelang reshuffle kabinet, kata Neta, ada apa dengan Program Cadangan Ketahanan Pangan yang dipercayakan Presiden Jokowi kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto?

"Apakah ini pertanda pada reshuffle ini Prabowo akan digeser menjadi Menteri Pertanian?" katanya.

Sebab, Neta menjelaskan, berkaitan dengan rencana reshuffle itu beredar kabar bahwa setelah digantikan Jenderal Andhika Prakasa, Panglima TNI Hadi Tjahjanto akan menjadi Menteri Pertahanan.

"Meski ada pula yang menyebutkan yang bersangkutan akan menjadi Menteri Perhubungan," papar Neta.

Dia menjelaskan, semula, setelah tidak lagi menjadi Panglima TNI, Hadi Tjahjanto akan dijadikan Dubes RI di Prancis.

"Namun, Jokowi tetap memintanya di tanah air untuk masuk ke kabinet," jelas Neta, tanpa menyebutkan siapa sumber yang memberikan informasi seperti itu.

Menurutnya, nama-nama baru akan masuk ke kabinet hasil reshuffle.

"Sehingga diharapkan setelah Desember 2020 hingga ke depan, kinerja pemerintah Jokowi jauh lebih baik lagi dalam menata perekonomian maupun keamanan bangsa Indonesia," kata Neta.

Sebelumnya Neta menyatakan bahwa rotasi dan pergantian Kabinet Indonesia Maju sepertinya akan dilakukan Presiden Jokowi setelah pergantian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sementara, lanjut dia, pergantian Kapolri Jenderal Idham Azis akan dilakukan sesuai usai pensiun Idham, yakni awal Januari 2021.

Dia menyebut, Ketua Umum Partai Demokrat, yang juga putra Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan mantan cawapres pendamping Prabowo, Sandiaga Uno, dan lain-lain.

"Jumlah menteri dari anggota Polri diperkirakan juga akan bertambah dalam kabinet hasil reshuffle ini," kata dia.(tim)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...