Selasa, 20 Oktober 2020 18:11

​Berpakaian Sakera saat Upacara HUT RI, Mahfud MD: Sekarang Anak Tukang Sate Bisa Jadi Jenderal

Senin, 17 Agustus 2020 12:22 WIB
Editor: MMA
​Berpakaian Sakera saat Upacara HUT RI, Mahfud MD: Sekarang Anak Tukang Sate Bisa Jadi Jenderal
Menko Polhukam Mahfud MD saat mengikuti upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI secara virtual di kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Senin (17/8/2020). foto: ist/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengikuti upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus secara virtual. Menteri asal Madura itu mengikuti upacara HUT ke-17 melalui video conference dari Kantor Kemenko Polhukam bersama jajaran terbatas dan dengan protokol Covid-19 ketat.

Menko Mahfud didampingi Sekretaris Menko, para Deputi, para Staf Ahli dan Staf Khusus. Para staf militer menggunakan pakaian dinas upacara. Sementara Mahfud MD menggunakan pakaian khas Madura. Yakni baju Sakera.

“Indonesia kan bersatu dalam keberagaman, beragam kedaerahan dan keagamaan. Yang bisa ditunjukkan secara fisik, salah satunya dengan busana tradisional. Alhamdulilah, sekarang saya bisa ikut. Ya, saya kan orang Madura, jadi dalam kesempatan baju tradisional ini, saya menggunakan baju khas Madura ini,” ujar Menko Mahfud MD dalam keterangan persnya yang diterima BANGSAONLINE.com, Senin (17/8/2020).

Mahfud menjelaskan makna filosofis pakaian Sakera. Menurut Mahfud, baju khas Pulau Garam ini memiliki makna khusus. Pakain tersebut terdiri dari baju hitam longgar atau pesa’an dan celana hitam longgar atau gomboran.

Masih menurut Mahfud, warna hitam melambangkan sikap gagah dan pantang menyerah. “Ini merupakan sifat kerja khas rakyat Madura,” kata tokoh NU asal Madura yang dikenal dekat dengan Gus Dur itu. “Sedangkan bajunya yang serba longgar melambangkan kebebasan dan keterbukaan orang Madura,” jelasnya.

Selain itu, tutur Mahfud, bentuk baju yang sederhana melambangkan kesederhanaan. Kemudian kaosnya yang unik dengan motif garis merah putih, memperlihatkan sikap tegas dan semangat juang tinggi orang Madura dalam menghadapi segala hal.

Mahfud MD juga menggunakan ikat kepala kain atau odheng. Ujung simpul berbentuk huruf alif, terang Mahfud, penanda keesaan Tuhan dan menunjukkan ketaatan masyarakat Madura yang mayoritas sebagai pemeluk agama Islam.

“Ini baju khas tukang sate Madura, orang Madura semua bangga Indonesia merdeka. Sekarang semua anak, anak tukang sate, anak petani bawang,, karena Indonesia merdeka bisa jadi Jenderal, bisa jadi dokter, profesor, bisa jadi apa saja. Karena itu kita harus terus mensyukuri nikmat kemerdekaan,” terang Mahfud.(tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...