Senin, 25 Januari 2021 21:02

Berdayakan Eks ODGJ, Pemkot Kediri Berikan Pelatihan Buat Keset

Selasa, 11 Agustus 2020 22:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Berdayakan Eks ODGJ, Pemkot Kediri Berikan Pelatihan Buat Keset
Para eks ODGJ saat mengikuti pelatian keterampilan membuat keset.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Beberapa bulan terakhir sebagian besar warga Kota Kediri, pasti tidak asing dengan keberadaan perempuan paruh baya yang biasanya berdiri sambil teriak-teriak di ujung jalan Basuki Rahmat. Di depan Gedung Bank Indonesia, perempuan yang akrab dipanggil Rini, biasanya dengan penampilan seronok, mengajak bicara pengendara saat menunggu traffic light.

Namun ada yang berbeda saat dia ditemui hari ini, Selasa (11/8). Mengenakan setelan warna pink muda, dan wajah ditutup masker, tak ada lagi rok mini dan bikini, juga rambut warna merah burgundy. "Alhamdulillah baik," jawabannya malu-malu ketika wartawan menanyakan kabarnya.

Ya, hari ini Rini bersama 6 orang mantan ODGJ dari tiga kecamatan di Kota Kediri mengikuti pelatihan membuat keset dari kain perca yang diadakan oleh Dinas Sosial Kota Kediri.

Di salah satu ruangan yang ada di Dinas Sosial ini, para mantan Orang Dengan Gangguan Jiwa - ODGJ sengaja dikumpulkan untuk kemudian berlatih bersama dengan didampingi tenaga yang telah kompeten di bidangnya.

Selain Rini, ada juga Erna, perempuan 39 tahun asal Kelurahan Tempurejo yang tampak menikmati pelatihan membuat keset sambil berdendang.

Luluk Nita Kumala, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Kediri mengungkapkan salah satu alasan di balik diselenggarakannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberdayakan mantan ODGJ agar tetap produktif.

"Kami mengumpulkan sejumlah eks ODGJ yang sudah pulih dan memiliki kemampuan untuk berkegiatan positif seperti pelatihan ini," ungkapnya.

Menurut Luluk, daripada duduk termenung di rumah dan tidak beraktivitas apa-apa, takutnya malah terpikir masalah sebelumnya, sehingga memperburuk kondisinya. "Sebenarnya, jumlah ODGJ di Kota Kediri total ada 577 orang. Namun, tidak semuanya bisa diberikan pelatihan. Hanya yang sudah stabil yang kami pilih," katanya.

Selanjutnya, hasil karya dari eks ODGJ ini dipasarkan melalui OPD-OPD lain, kelurahan dan sebagainya. "Dengan bantuan dinas-dinas, kelurahan dan sebagainya hasil karya teman-teman ini dapat dikenal masyarakat. Bahkan kemarin sempat menerima pesanan yang cukup banyak dari kantor dewan, " ungkap Luluk penuh semangat.

Dalam kesempatan yang sama, Luluk juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini Dinas Sosial ingin mengembalikan peran para eks ODGJ ini sesuai dengan semestinya di masyarakat. "Dengan mengembalikan peran eks ODGJ, setidaknya dapat meminimalisir stigma negatif di lingkungan masyarakat terhadap keberadaan mereka. Karena itu akan berpengaruh terhadap proses pemulihan kondisi psikologis mereka. " jelasnya.

Ia berharap kegiatan pemberdayaan ini juga bisa membantu ekonomi mereka. Apalagi di tengah-tengah pandemi seperti saat ini. "Ke depan bukan hanya pelatihan pembuatan keset saja yang kami berikan, tapi kami juga sudah berkoordinasi dengan guru keterampilan di SMK 3 untuk memberikan pelatihan pemanfaatan barang-barang bekas," pungkasnya. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...